Kaltimdaily.com, Tekno – Biro Lingkungan dan Ekologi (EEB) mengumumkan pada 9 September bahwa Inter-departmental Working Group on Using Hydrogen as Fuel telah memberikan persetujuan prinsip terhadap proyek uji coba teknologi bahan bakar hidrogen yang diajukan oleh Bibicar International Trade Co., Limited.
Proyek ini akan menampilkan 30 kendaraan barang berbahan bakar sel hidrogen di Yuen Long dan mengoperasikannya antara lokasi tersebut dan stasiun pengisian hidrogen di Au Tau. Uji coba ini melibatkan kegiatan test drive, pengisian bahan bakar hidrogen, serta aktivitas penjualan.
Hingga saat ini, kelompok kerja tersebut telah memberikan persetujuan prinsip secara bertahap untuk 28 proyek uji coba energi hidrogen. Pengalaman dan data operasional yang diperoleh dari berbagai uji coba ini akan menjadi dasar dalam menyusun pedoman teknis serta standar keselamatan untuk penerapan energi hidrogen secara lebih luas di Hong Kong. Semua informasi terkait proyek ini dapat diakses melalui laman resmi cnsd.gov.hk.
Kelompok kerja lintas departemen yang terlibat dalam proyek ini mencakup berbagai instansi pemerintah seperti EEB, Transport and Logistics Bureau, Development Bureau, Security Bureau, Environmental Protection Department, Electrical and Mechanical Services Department, Fire Services Department, Transport Department, Marine Department, Planning Department, Lands Department, Buildings Department, Architectural Services Department, dan Labour Department.
Kolaborasi antar lembaga ini menunjukkan komitmen pemerintah Hong Kong dalam mengembangkan energi terbarukan, khususnya hidrogen, sebagai alternatif bahan bakar ramah lingkungan.
Pengujian bertahap yang dilakukan diharapkan dapat mengumpulkan data yang berguna untuk memperkuat dasar regulasi dan memperluas penggunaan hidrogen di sektor transportasi serta industri.
Dengan demikian, proyek ini menjadi salah satu upaya signifikan dalam transisi energi bersih yang menjadi bagian dari strategi jangka panjang Hong Kong.
Persetujuan atas proyek Bibicar ini menandai sebuah pencapaian penting dalam langkah Hong Kong menuju transisi energi bersih. Dengan berbagai lembaga pemerintah yang terlibat, aspek keselamatan, teknis, dan pengembangan infrastruktur akan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap fase pengembangan teknologi hidrogen.
Ke depan, uji coba ini diharapkan akan memperkuat fondasi penggunaan hidrogen sebagai bahan bakar yang lebih ramah lingkungan, sekaligus memacu sektor transportasi untuk beralih ke energi bersih.
Dengan semakin berkembangnya teknologi hidrogen, Hong Kong berpotensi menjadi salah satu pelopor dalam penggunaan energi terbarukan di Asia, serta mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil yang selama ini menjadi salah satu sumber polusi terbesar. (*)

















