banner-sidebar
ADVDPRD SamarindaKaltimSamarinda

Gerakan Sampah Bersih Samarinda: Bukan Cuma Program Sesaat

Avatar
836
×

Gerakan Sampah Bersih Samarinda: Bukan Cuma Program Sesaat

Share this article

Ayo Sadar Sampah, Bukan Cuma Nunggu Komunitas!

Gerakan Sampah Bersih Samarinda: Bukan Cuma Program Sesaat
Muhammad Andriansyah. Ft by Yana

Kaltimdaily.com, Samarinda – Anggota DPRD Samarinda, Andriansyah, ngajak seluruh warga buat mulai peduli soal pengelolaan sampah. Menurutnya, menjaga kebersihan kota itu gak harus nunggu dibentuknya komunitas atau program gede. Justru kesadaran dari diri sendiri jadi kunci utamanya.

“Gue nggak bikin komunitas atau gerakan formal. Ini cuma ajakan bareng-bareng aja. Gak usah nunggu kelompok dulu, yang penting mulai sadar soal sampah,” ujar Andriansyah waktu diwawancarai.

Ia bilang, pengelolaan sampah itu sebenarnya simpel, asal dimulai dari rumah. Pilah dulu sampahnya, terus buang ke TPS, biar nantinya bisa diolah sama bank sampah atau pihak lain. Dan kalau ada organisasi yang mau gabung, dia sih welcome banget.

“Siapa aja yang mau ikut, ayo gabung. Ini bukan gerakan eksklusif. Konsepnya terbuka dan bisa dijalankan bareng,” lanjutnya.

Masalah sampah menurutnya gak bisa dipisahkan dari banjir yang sering melanda Samarinda. Dua hal ini nyambung banget, dan yang paling penting itu bukan teknologi canggih, tapi ngubah perilaku masyarakat biar lebih sadar dari rumah masing-masing.

“Yang paling susah itu bukan alatnya, tapi ngubah mindset warga. Itu yang sekarang gue coba dorong,” tegasnya.

Andriansyah juga ngasih tahu kalau perubahan harus dilakukan pelan-pelan. Kesadaran harus ditanam dulu sebelum pemerintah mulai nerapin sanksi atau denda buat pembuang sampah sembarangan.

“Nanti kalau warganya udah sadar bener, baru deh aturan kayak denda bisa diterapkan. Sekarang bangun dulu pondasi pikirannya,” jelas dia.

Dia juga cerita soal program lama kayak penjemputan sampah yang gagal karena warga kurang antusias. Banyak yang awalnya semangat tapi akhirnya ngilang tanpa kejelasan.

“Gue gak suka program yang cuma ramai di awal, terus hilang. Harusnya ini jadi gerakan bareng yang jalan terus, bukan cuma ikut-ikutan,” tambahnya.

Andriansyah percaya, suksesnya pengelolaan sampah itu butuh komitmen jangka panjang. Bukan sekadar biar keliatan aktif, tapi emang lahir dari kesadaran bersama semua warga kota.

“Kalau kita bisa jalanin bareng-bareng, gue yakin Samarinda bisa berubah jadi kota yang lebih bersih dan sehat,” tutupnya optimis.

Pengelolaan sampah itu bukan tugas pemerintah doang, tapi tanggung jawab bareng. Dari rumah, dari diri sendiri, dan dari kesadaran kita semua.

Yuk, mulai dari hal kecil. Jangan nunggu gerakan viral dulu baru peduli. Kalau bukan kita yang jaga kota ini, siapa lagi? (ADV/DPRDSMR/YN)




Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih