FokusKriminalSamarinda

Bom Molotov Ditemukan di Universitas Mulawarman, 4 Tersangka Diamankan

Avatar
707
Tersangka perakit bom molotov di Samarinda. Ft by Ist

Polresta Samarinda Gagalkan Rencana Teror Bom Molotov di Kampus Unmul

Kaltimdaily.com, Samarinda – Polresta Samarinda berhasil menggagalkan upaya teror besar setelah menemukan puluhan bom molotov di lingkungan Kampus Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mulawarman (Unmul), yang terletak di Jalan Banggeris, Karang Anyar, Kecamatan Sungai Kunjang.

Sebanyak 27 botol bom molotov yang siap pakai ditemukan lengkap dengan kain perca dan bahan bakar yang disimpan dalam jerigen. Bom-bom tersebut diduga akan digunakan dalam aksi unjuk rasa yang rencananya akan digelar di Kantor DPRD Kalimantan Timur.

Pihak kepolisian bertindak cepat dengan mengamankan barang bukti dan memeriksa sejumlah saksi yang ada di lokasi. Hasil penyelidikan sementara, empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka, yakni M.Z.F., M.H., M.A.G.A., dan A.R. Mereka diduga terlibat dalam merakit dan menyembunyikan bom molotov tersebut di area kampus. Selain itu, polisi juga berhasil mengidentifikasi dua aktor intelektual yang diduga mengendalikan rencana aksi tersebut, dan kini sedang dalam pengejaran.

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin kecolongan dalam menangani masalah ini. “Kami harus bertindak cepat untuk menjaga agar situasi Kamtibmas tetap kondusif,” ujarnya dalam konferensi pers yang digelar di Aula Rupatama Polresta Samarinda pada Rabu (3/9/2025). Hendri juga memastikan bahwa proses pengamanan dilakukan dengan menghormati hak asasi manusia dan menghindari penggunaan kekerasan.

Dukungan atas langkah cepat yang diambil Polresta Samarinda juga datang dari pihak Universitas Mulawarman (Unmul). Wakil Rektor Unmul, Prof. Dr. H. Moh. Bahzar, M.Si, mengungkapkan rasa terima kasih kepada pihak kepolisian atas tindakan antisipatif yang diambil. “Kami sangat berterima kasih kepada Polresta Samarinda yang telah mencegah potensi bencana besar. Bayangkan jika bom-bom ini digunakan saat aksi yang dihadiri ribuan orang,” ujarnya.

Konferensi pers yang digelar oleh Polresta Samarinda ini adalah yang kedua kalinya dan bertujuan untuk memberikan informasi yang jelas dan transparan terkait penanganan kasus ini kepada masyarakat. Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban di Samarinda serta memastikan bahwa tindakan teror semacam ini tidak akan dibiarkan begitu saja.

Sebagai penutup, keberhasilan Polresta Samarinda dalam menggagalkan rencana teror ini menunjukkan kesiapan dan respons cepat aparat dalam menjaga keamanan masyarakat. Langkah antisipatif seperti ini sangat penting untuk mencegah terjadinya insiden yang bisa mengancam keselamatan banyak orang. Kami juga mengajak masyarakat untuk selalu waspada dan turut serta dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif di Samarinda. (*)

Udah tau belum? Kaltimdaily.com juga ada di Google News lhooo..

Site Info Site Info
Exit mobile version