banner-sidebar
Samarinda

Andi Harun Ajak Warga Samarinda Jaga Kedamaian Jelang Demo 1 September

Avatar
873
×

Andi Harun Ajak Warga Samarinda Jaga Kedamaian Jelang Demo 1 September

Share this article
Andi Harun.ft by Pemkot

Andi Harun Imbau Warga Samarinda Tetap Damai Jelang Demo 1 September

Kaltimdaily.com, Samarinda – Menjelang demo besar yang bakal digelar di Kantor DPRD Kaltim, Senin (1/9/2025), Wali Kota Samarinda Andi Harun muncul dengan pesan resmi lewat video di akun Pemkot. Dalam pesannya, ia wanti-wanti soal pentingnya menjaga keamanan dan ketenangan kota, biar aspirasi tetap bisa disuarakan tanpa bikin ricuh.

Andi Harun menegaskan, nyampein pendapat di muka umum itu hak konstitusional semua warga negara. Tapi, ia ngingetin biar massa jangan gampang kepancing provokasi. Demo, katanya, harus tetap jadi ruang murni buat nyuarain aspirasi, bukan malah dipakai kepentingan lain yang bisa bikin stabilitas kota terganggu.

Dalam imbauannya, Andi juga ngajak semua pihak buat ikut jaga suasana. Mulai dari tokoh agama, tokoh adat, paguyuban, mahasiswa, pelajar, sampai komunitas dan ormas diminta kompak menjaga kedamaian. “Kita sama-sama punya komitmen kuat menjaga Samarinda ini sebagai rumah besar kita semua,” tegasnya.

Andi Harun juga minta warga saling menghormati dan memberi ruang buat siapa pun yang pengen nyampein aspirasi secara damai. Menurutnya, semua pihak harus sepakat menjaga kota tetap aman dan kondusif, supaya aktivitas masyarakat jalan normal kayak biasanya.

Di akhir imbauannya, Andi Harun ajak warga Samarinda buat saling doain supaya aksi bisa ditanggapi dengan baik tanpa bikin perpecahan. “Kita pasti akan lakukan semua yang bisa kita lakukan untuk memperkokoh persatuan, menjaga kota ini, dan pastiin semua kegiatan masyarakat tetap jalan sebagaimana mestinya,” ucapnya menutup pesan.

Dengan pernyataan ini, Pemkot Samarinda berharap unjuk rasa 1 September bisa berjalan lancar. Aspirasi masyarakat bisa tersampaikan, tapi ketenteraman kota tetap terjaga.

Pesan damai dari Andi Harun ini juga jadi pengingat bahwa perbedaan pendapat itu wajar, asal disampaikan dengan cara yang sehat. Ia menekankan kalau masa depan Samarinda ada di tangan bersama, jadi menjaga kerukunan jauh lebih penting daripada membiarkan provokasi memecah persatuan.

Harapannya, demo nanti jadi bukti kalau warga Samarinda bisa tunjukkan kedewasaan berdemokrasi. Suara rakyat tetap nyampe, tapi kota tetap aman, damai, dan nyaman dihuni semua orang. (*)




Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih