banner-sidebar
ADVDPRD SamarindaKaltimSamarinda

Aan Bahas Banjir & Jalan Rusak Bareng Warga di Muang Dalam

Avatar
938
×

Aan Bahas Banjir & Jalan Rusak Bareng Warga di Muang Dalam

Share this article
Aan Bahas Banjir & Jalan Rusak Bareng Warga di Muang Dalam
Sosper Muhammad Andriansyah. Ft by Yana

Kaltimdaily.com, Samarinda – Sabtu malam (24/5/2025), anggota Komisi III DPRD Samarinda, Muhammad Andriansyah atau yang biasa dipanggil Aan, nongkrong bareng warga buat bahas Raperda soal penanggulangan bencana.

Acara ini digelar di rumah Ketua RT 32, Sutarmin, dan dihadiri ketua-ketua RT dari RT 32, 33, 34, 35, dan 47 di Muang Dalam Lempake, Kelurahan Lempake Kecamatan Samarinda Utara.

Aan ngajak Dosen STIMI Samarinda, Thomas R. Hutahuruk, buat jadi narasumber. Thomas ngejelasin peran DPRD dalam urusan legislatif, anggaran, dan pengawasan sesuai UU Pemerintahan Daerah.

Intinya, DPRD bisa bikin aturan yang ngikutin suara rakyat dan ngontrol anggaran daerah biar tepat sasaran.

Warga yang datang pun nggak mau ketinggalan. Mereka langsung curhat soal jalan lingkungan yang butuh disemen, lampu jalan yang masih minim, sungai yang butuh dinormalisasi, sampai sekolah yang bocor.

Bahkan ada usulan pengadaan speaker buat kegiatan keagamaan anak-anak.

Ketua RT 32, Pak Sutarmin, paling serius soal banjir. Ia bilang air sungai udah sejajar tanah dan bikin lahan pribadinya tergenang. Menurut dia, normalisasi sungai udah harus jadi prioritas utama buat bantu warga sekitar.

Aan yang juga politisi Partai Demokrat bilang, kegiatan ini penting buat nyerap langsung aspirasi warga soal perubahan Perda penanggulangan bencana. Setelah ini, dia dan tim bakal susun draft Raperda dan bawa ke tahap lanjutan.

“Kita pastiin regulasi ini bener-bener nyentuh kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Terkait keluhan soal sekolah dan sungai, Aan janji bakal langsung follow-up minggu depan. Ia bahkan udah rencanain komunikasi sama Balai Wilayah Sungai (BWS) dan minta dokumen dari pihak sekolah buat pengajuan bantuan renovasi.

Aan berharap, Raperda yang bakal dibentuk ini nggak cuma jadi aturan di atas kertas, tapi beneran bisa jadi solusi nyata buat persoalan banjir dan fasilitas umum lainnya.

Dengan kolaborasi kayak gini, harapannya warga makin siap hadapi bencana dan hidup lebih nyaman.

Warga pun ngerasa dihargai karena suaranya didengerin langsung oleh wakilnya di DPRD. Semoga aja janji-janji yang disampaikan bukan cuma angin lalu, tapi beneran terealisasi dalam waktu dekat. (ADV/DPRDSMR/YN)




Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih