Kaltimdaily.com, Bola – Laga panas pekan ke-24 BRI Liga 1 2025/2026 mempertemukan Borneo FC Samarinda melawan Persija Jakarta dalam duel bertajuk Derby Oranye. Pertandingan bergengsi tersebut dijadwalkan berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS) pada Selasa (3/3/2026) pukul 21.30 WITA dan diprediksi menjadi salah satu pertandingan krusial dalam persaingan papan atas klasemen.
Pertemuan antara Borneo FC dan Persija tidak hanya menyedot perhatian karena rivalitas kedua tim, tetapi juga karena posisi keduanya yang masih bersaing ketat dalam perebutan poin penting menuju fase akhir kompetisi. Atmosfer pertandingan bahkan sudah terasa panas sejak masa persiapan jelang kickoff.
Persiapan Borneo FC di Jakarta sempat mengalami hambatan saat menjalani sesi Official Training di Stadion JIS pada Senin (2/3/2026). Agenda latihan yang telah dijadwalkan sebelumnya mendadak mengalami perubahan waktu, sehingga memicu kekecewaan dari kelompok suporter setia Pesut Etam, Pusamania.
Dirijen Pusamania, Rio, menilai panitia pelaksana pertandingan kurang optimal dalam mengelola agenda resmi tim tamu. Ia menyebut pemberitahuan perubahan jadwal latihan diterima dalam waktu sangat singkat, hanya beberapa menit sebelum sesi dimulai, sehingga dinilai mengganggu persiapan teknis pemain Borneo FC.
Menurutnya, kondisi tersebut berbeda saat Persija menjalani laga tandang di Samarinda, di mana manajemen pertandingan Borneo FC disebut memberikan pelayanan maksimal bagi tim lawan. Situasi ini pun memunculkan spekulasi di kalangan suporter mengenai kemungkinan adanya tekanan nonteknis menjelang pertandingan penting tersebut.
Selain persoalan latihan, beredar pula informasi terkait gangguan di sekitar hotel tempat menginap skuad Borneo FC akibat suara petasan pada dini hari. Meski demikian, pihak suporter tetap berharap keamanan tim tetap terjaga agar pertandingan berlangsung kondusif serta menjunjung tinggi sportivitas.
Di sisi lain, dukungan besar justru terlihat di Samarinda. Komunitas Pusamania berencana menggelar nonton bareng skala besar di kawasan Busam Area, Jalan Letjen Suprapto. Menariknya, agenda tersebut juga akan dihadiri komunitas suporter Persija di Kalimantan Timur sebagai bentuk solidaritas antarsuporter meski kedua tim bersaing sengit di lapangan.
Pertandingan Borneo FC kontra Persija dinilai sangat menentukan posisi klasemen sementara Liga 1. Dukungan penuh terus mengalir kepada Terens Puhiri dan rekan-rekannya agar mampu mencuri poin di kandang lawan demi menjaga peluang bersaing di papan atas musim ini.
Jika mampu tampil konsisten dan menjaga fokus sepanjang pertandingan, Borneo FC berpeluang memperkuat posisi mereka dalam perebutan tiket menuju fase kompetisi berikutnya. Mental tandang serta efektivitas permainan diprediksi menjadi faktor kunci dalam menghadapi tekanan di Jakarta.
Duel Derby Oranye ini pun bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan ujian karakter bagi Borneo FC dalam menunjukkan kapasitas sebagai salah satu kekuatan utama Liga 1 musim 2025/2026. Hasil laga di JIS dipastikan akan memberi dampak besar terhadap dinamika persaingan menuju akhir musim. (*)

















