banner-sidebar
KaltimSamarinda

Update Terbaru Terowongan Samarinda: Masih Terkendala Longsor

Avatar
1006
×

Update Terbaru Terowongan Samarinda: Masih Terkendala Longsor

Share this article
Update Terbaru Terowongan Samarinda: Masih Terkendala Longsor
Longsor Terowongan Samarinda. Ft by RT

Kaltimdaily.com, Samarinda – Proyek Terowongan Samarinda yang digadang-gadang jadi solusi buat ngurangin macet di Kota Tepian ternyata masih belum bisa diuji coba.

Walaupun pembangunan fisik terowongannya udah 100 persen kelar, ternyata ada masalah serius di bagian lereng inlet Jalan Sultan Alimuddin, Samarinda Ilir, yang sempat longsor Mei lalu.

Wali Kota Andi Harun bilang, masalah keselamatan jadi alasan utama kenapa proyek ini belum bisa dijalankan.

Menurutnya, gak bakal ada kompromi buat urusan nyawa warga. “Kami belum izinkan uji coba karena harus dipastikan betul-betul aman. Keselamatan warga adalah hukum tertinggi,” tegasnya waktu rapat teknis bareng Dinas PUPR dan kontraktor PT PP di Balai Kota, Rabu (9/7).

Ternyata, longsoran itu bukan kejadian baru. Dari hasil kajian geolistrik dan riset dari ITB, lereng di sana emang rawan karena terdiri dari tanah talus—tanah yang gampang banget ambles kalau kena air.

Bahkan, kejadian longsor juga pernah kejadian di masa lalu di lokasi yang sama.

Sayangnya, proyek penguatan lereng sempat tertunda karena dana APBD kudu dibagi ke sektor lain yang juga penting. Makanya, penanganan longsoran ini baru masuk ke APBD Perubahan 2025.

Penanganan ini dibagi dua tahap. Tahap pertama bakal fokus ngerjain bagian inlet: perbaikan kemiringan, betonisasi sepanjang 72 meter, dan dipatok selesai Desember 2025, dengan dana sekitar Rp39 miliar.

Lanjut ke tahap dua yang dijadwalkan Januari 2026, bakal dibangun ground anchor, sistem drainase, plus penguatan lereng lainnya. Total dana yang disiapkan buat fase ini sekitar Rp94 miliar.

“Metodenya nanti beragam. Mulai dari rock bolting, shotcrete, sampai revegetasi. Pokoknya air hujan gak boleh lagi bikin genangan di sekitar terowongan,” jelas Andi Harun.

Sekarang ini, tumpukan longsoran di satu sisi terowongan malah sengaja dibiarkan nutup jalur. Katanya, itu saran dari tim geologi biar lerengnya gak makin parah bergerak. “Lebih baik sabar, pelan-pelan, tapi semuanya aman,” kata Andi.

Pemerintah Kota Samarinda menegaskan bahwa uji coba terowongan baru akan dilakukan setelah semua aspek keamanan benar-benar beres. Jadi, warga diharap sabar dulu. Fokus utamanya tetap: keselamatan.

Walaupun prosesnya masih panjang, kalau semua lancar, Terowongan Samarinda berpotensi jadi game changer dalam urusan transportasi kota.

Kalau proyek ini sukses, bukan cuma macet yang kelar, tapi juga jadi simbol kemajuan infrastruktur Samarinda ke depan. (*)




Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih