banner-sidebar
Kutai KartanegaraKaltim

Serangan Buaya Marangkayu Makan Korban, Ini Kronologinya

Avatar
933
×

Serangan Buaya Marangkayu Makan Korban, Ini Kronologinya

Share this article
Serangan Buaya Marangkayu Makan Korban, Ini Kronologinya
Buaya. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Kukar – Tragis banget!

Seorang pelajar SMP bernama Muhammad Nur Akbar (13) asal Desa Santan Ulu, Marangkayu, Kutai Kartanegara, tewas diterkam buaya saat lagi asyik mancing di pinggir sungai, Selasa siang (8/7/2025).

Awalnya, korban nyusul temannya yang udah duluan mancing di lokasi.

Tapi nahas, saat tengah asik mancing, tiba-tiba seekor buaya nyamber kaki kirinya.

Temennya sempat narik baju Akbar buat nyelamatin, tapi tenaga sang predator lebih kuat. Korban langsung diseret masuk ke sungai.

Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 14.00 Wita, rekannya melaporin Akbar hilang.

Di lokasi cuma ada sisa umpan, dua reel pancing, dan satu sandal jepit.

Suasana mulai mencekam, apalagi pas warga lihat ada buaya gede muncul ke permukaan sambil bawa tubuh korban di moncongnya.

“Ini pancingnya, orangnya udah nggak ada,” kata salah satu warga yang sempat ngerekam momen mencekam itu. Warga nggak bisa ngapa-ngapain selain nunggu buaya itu ngelepasin tubuh Akbar.

Kapolsek Marangkayu, Iptu Risal, ngebenerin kejadian mengerikan itu. Katanya, jenazah Akbar baru berhasil ditemukan warga sekitar pukul 11 malam setelah pencarian panjang.

“Ditemukan tadi malam, sekitar jam 11, dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Risal ke media.

Serangan buaya kali ini makin nunjukin kalau perairan Marangkayu emang rawan banget jadi lokasi konflik manusia dengan satwa liar. Beberapa kasus serupa udah pernah terjadi sebelumnya.

Pemerintah dan aparat desa diminta segera ambil langkah serius buat ngurangin risiko konflik manusia dengan buaya, apalagi di area yang sering jadi tempat warga beraktivitas.

Pemasangan papan peringatan, patroli rutin, dan edukasi soal bahaya buaya jadi hal mendesak yang perlu dilakukan.

Warga juga diimbau buat nggak mancing atau main air di sungai saat sore hingga malam hari, karena itulah waktu aktif predator ganas ini berburu mangsa. Jangan sampai kejadian pilu ini terus berulang (*)




Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih