Kaltimdaily.com, Bola – Ruben Amorim resmi dipecat dari posisinya sebagai manajer Manchester United setelah mengalami perselisihan panjang dengan pihak eksekutif klub.
Keputusan mengejutkan ini diumumkan oleh INEOS, yang menganggap ketegangan antara Amorim dan Direktur Olahraga, Jason Wilcox, telah mencapai puncaknya, terutama setelah hasil imbang melawan Leeds United pada Minggu sore.
Dalam wawancara pasca pertandingan yang penuh kontroversi, Ruben Amorim secara terbuka menyampaikan keluhan terhadap manajemen klub, termasuk Wilcox.
“Semua pihak di dalam klub, termasuk Wilcox, harus melakukan pekerjaan mereka agar saya bisa menjalankan tugas dengan baik,” ungkap Amorim, menekankan bahwa dirinya bukan hanya pelatih, tetapi manajer Manchester United yang memiliki peran lebih besar. Pernyataan ini menunjukkan ketidakpuasan Amorim terhadap keterbatasan wewenangnya selama menjabat.
Meski catatan kinerja Amorim terbilang buruk dengan 19 kekalahan, 13 imbang, dan hanya 15 kemenangan dari 47 pertandingan liga, pemecatannya tetap mengejutkan banyak pihak.
Selama setahun terakhir, INEOS memberikan dukungan penuh kepada Amorim, meskipun tidak ada bukti yang menunjukkan peningkatan signifikan di lapangan. Dengan keputusan ini, perhatian kini beralih ke siapa yang akan menggantikan posisi tersebut.
Beberapa kandidat telah dikaitkan dengan posisi manajer permanen Manchester United, termasuk Oliver Glasner, Andoni Iraola, Enzo Maresca, Gareth Southgate, dan Xavi Hernandez.
Namun, laporan dari The Independent menyebutkan bahwa Julian Nagelsmann, yang kini melatih tim nasional Jerman, menjadi calon kuat pengganti Amorim.
Nagelsmann memiliki hubungan dekat dengan Christopher Vivell, Direktur Rekrutmen United, yang sebelumnya bekerja bersama di RB Leipzig. Vivell dikabarkan memiliki pengaruh besar di Old Trafford dan telah lama mengkritik gaya permainan Amorim yang menggunakan formasi 3-4-2-1.
Meskipun Nagelsmann sedang mempersiapkan timnas Jerman untuk Piala Dunia mendatang, sejumlah sumber mengungkapkan bahwa pelatih berusia 36 tahun ini kemungkinan akan meninggalkan posisinya setelah turnamen untuk bergabung dengan Manchester United pada musim panas mendatang.
Sementara itu, Darren Fletcher akan memimpin tim sebagai pelatih sementara, dan Michael Carrick disebut-sebut sebagai kandidat terdepan untuk menjadi manajer permanen. Keputusan akhir mengenai siapa yang akan menggantikan Amorim sebagai manajer jangka panjang akan ditunda hingga setelah Piala Dunia 2026 berakhir, dengan United berharap dapat membuat keputusan yang tepat untuk masa depan klub.
Dalam beberapa bulan ke depan, klub Manchester United akan menghadapi tantangan besar dalam mencari pengganti yang tepat bagi Amorim, mengingat banyaknya kandidat berkualitas yang tersedia. Keputusan yang akan diambil oleh manajemen akan sangat berpengaruh pada arah dan perkembangan klub di kompetisi domestik maupun Eropa. (*)















