Kaltimdaily.com, Nasional – Pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer–Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 resmi dibuka sejak 25 Maret 2026. Jalur SNBT menjadi salah satu mekanisme utama dalam Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) untuk masuk perguruan tinggi negeri (PTN).
Masa pendaftaran SNBT dijadwalkan berlangsung hingga 7 April 2026 pukul 15.00 WIB. Calon peserta diimbau segera menyelesaikan seluruh proses administrasi sebelum batas waktu agar tidak kehilangan kesempatan mengikuti seleksi.
Proses pendaftaran SNBT dilakukan secara daring melalui laman resmi SNPMB. Namun, peserta wajib memiliki akun SNPMB sebagai syarat utama untuk mengikuti tahapan pendaftaran SNBT, sehingga pembuatan akun menjadi langkah awal yang harus dipenuhi.
Terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi peserta SNBT. Di antaranya, calon peserta harus berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang valid.
Selain itu, peserta SNBT merupakan siswa kelas 12 SMA/SMK/MA atau sederajat pada tahun 2026, termasuk peserta Paket C dengan batas usia maksimal 25 tahun per 1 Juli 2026. Lulusan tahun 2024 dan 2025 juga masih diperbolehkan mengikuti SNBT dengan ketentuan usia yang sama.
Bagi peserta yang belum memiliki ijazah, diwajibkan melampirkan surat keterangan resmi dari sekolah. Dokumen tersebut harus memuat identitas siswa, pas foto terbaru berwarna, stempel sekolah, serta tanda tangan kepala sekolah sebagai bukti keabsahan untuk mengikuti SNBT.
Sementara itu, peserta lulusan luar negeri wajib memastikan ijazah telah disetarakan sesuai ketentuan di Indonesia. Hal ini menjadi syarat penting agar dapat mengikuti seleksi SNBT tanpa kendala administrasi.
Khusus peserta SNBT yang memilih program studi di bidang seni dan olahraga, diwajibkan mengunggah portofolio. Terdapat 11 jenis portofolio yang dapat dipilih, seperti olahraga, seni rupa dan desain, tari, musik, teater, fotografi, film televisi, hingga seni pedalangan dan sendratasik.
Portofolio dalam SNBT menjadi salah satu komponen penilaian yang penting, karena mencerminkan kemampuan dan potensi calon mahasiswa di bidang yang dipilih. Oleh karena itu, peserta diharapkan menyiapkan dokumen tersebut secara maksimal.
Dengan berbagai ketentuan yang berlaku, calon peserta SNBT diharapkan memahami seluruh prosedur pendaftaran secara rinci. Persiapan administrasi dan akademik yang matang akan menjadi kunci utama dalam menghadapi persaingan seleksi masuk PTN.
Ke depan, seleksi SNBT diperkirakan akan semakin kompetitif seiring meningkatnya jumlah pendaftar setiap tahun. Oleh karena itu, peserta diimbau tidak hanya fokus pada kelengkapan dokumen, tetapi juga meningkatkan kesiapan belajar.
Melalui perencanaan yang baik, peluang untuk lolos SNBT akan semakin terbuka. Kesempatan ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh calon mahasiswa untuk meraih pendidikan di perguruan tinggi negeri yang diinginkan. (*)











