Kaltimdaily.com, Kutai Timur– Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur terus mengoptimalkan kegiatan perbaikan jalan di ruas Bontang–Sangatta pasca arus mudik Lebaran. Upaya ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna jalan.
Berdasarkan pantauan terbaru, kondisi ruas yang menghubungkan Kota Bontang dengan Kabupaten Kutai Timur tersebut dilaporkan dalam keadaan lancar dan aman dilalui. Tidak ditemukan kemacetan signifikan di titik-titik krusial sepanjang jalur tersebut.
BBPJN Kaltim memastikan berbagai penanganan telah dilakukan, termasuk penutupan lubang pada badan jalan guna menjaga kualitas permukaan tetap mantap. Selain itu, koordinasi di lapangan juga terus ditingkatkan untuk mengantisipasi potensi gangguan, terutama di titik rawan.
Sejumlah langkah pengamanan turut diperkuat, di antaranya kesiagaan personel di lapangan serta pemasangan rambu peringatan pada area rawan longsor. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan, khususnya di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.2 BBPJN Kaltim, Khanif Ashar, menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi jalan.
“Pasca mudik Lebaran, kami mengoptimalkan penanganan di ruas Bontang–Sangatta, termasuk penutupan lubang dan penguatan pengawasan di lapangan. Tujuannya agar arus lalu lintas tetap lancar dan aman bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengimbau para pengguna jalan untuk tetap berhati-hati selama berkendara, terutama di titik-titik yang berpotensi terdampak longsor.
“Kami mengingatkan pengendara untuk mematuhi rambu lalu lintas, menjaga kondisi fisik saat berkendara, serta meningkatkan kewaspadaan, khususnya di area rawan longsor dan saat cuaca hujan,” tambahnya.
Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan konektivitas di ruas Bontang–Sangatta tetap terjaga dan mampu mendukung mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi di wilayah Kalimantan Timur.(*)



