FokusNasional

Pasir Vulkanik Letusan Semeru Jadi Sumber Ekonomi

Avatar
1737
Erupsi Semeru. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Nasional – Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 meter dari permukaan laut (MDPL), kembali meletus pada Rabu sore, 19 November 2025. Letusan ini menyebabkan ratusan warga di sekitar kaki gunung mengungsi ke tempat-tempat yang lebih aman. Erupsi tersebut menambah daftar panjang letusan yang telah terjadi sepanjang sejarah Semeru.

Semeru memiliki sejarah panjang sebagai gunung berapi aktif. Letusan pertama yang tercatat terjadi pada tahun 1818, namun catatan administratif baru dimulai pada letusan tahun 1941-1942 yang berlangsung lama dan menghasilkan aliran lava. Letusan paling mematikan tercatat pada 29 Agustus 1909, yang menewaskan sekitar 208 orang dan menghancurkan pemukiman serta lahan pertanian.

Sebagai gunung berapi aktif, Semeru sering mengalami letusan meskipun periodenya tidak teratur. Erupsi terakhir terjadi pada Desember 2021, mengakibatkan puluhan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur.

Letusan-letusan kecil yang sering terjadi di Semeru, dikenal dengan sebutan “batuk”, menghasilkan material vulkanik berupa batu dan pasir. Pasir vulkanik ini dikenal memiliki kualitas sangat baik dan sering digunakan dalam berbagai proyek pembangunan besar seperti pembangunan jalan tol, pelabuhan, dan gedung tinggi.

Berdasarkan data dari Kementerian ESDM, setelah erupsi Desember 2021, sekitar 8 juta meter kubik pasir turun dan menyumbat sungai-sungai di kawasan Semeru, yang kini dimanfaatkan sebagai sumber utama penambangan pasir di Lumajang.

Harga pasir Semeru di pasar dapat mencapai Rp200 ribu hingga Rp250 ribu per meter kubik, tergantung pada jenis pasir dan volume pembelian. Pasir ini, yang memiliki campuran tanah liat minimal, sangat dicari untuk digunakan dalam proyek-proyek besar, menjadikannya salah satu komoditas penting yang dihasilkan dari letusan Semeru.

Meskipun dampak erupsi ini memberikan tantangan besar bagi masyarakat sekitar, di sisi lain, pasir vulkanik menjadi sumber ekonomi penting bagi warga.

Pemerintah setempat terus memantau kondisi gunung dan memastikan warga tetap waspada terhadap potensi letusan berikutnya. Semeru, dengan segala aktivitas vulkaniknya, tetap menjadi salah satu simbol kekuatan alam yang mengubah kehidupan masyarakat sekitar, baik dalam hal tantangan maupun peluang ekonomi. (*)

Udah tau belum? Kaltimdaily.com juga ada di Google News lhooo..

Site Info Site Info
Exit mobile version