Samarinda

Pasar Segiri Samarinda Terbakar, 44 Bangunan Terdampak Dini Hari

Avatar
971
Kebakaran di Pasar Segiri. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Samarinda – Kebakaran besar melanda kawasan Pasar Segiri di Samarinda, Kalimantan Timur, pada Kamis dini hari, 26 Maret 2026. Insiden yang terjadi sekitar pukul 04.15 WITA ini dengan cepat menghanguskan puluhan bangunan di area pasar.

Sedikitnya 44 unit bangunan terdampak dalam peristiwa tersebut. Rinciannya, sebanyak 20 kios berbahan kayu dan 24 ruko permanen di sekitar lokasi ikut dilalap api. Besarnya jumlah bangunan yang terbakar memperlihatkan cepatnya kobaran api menyebar di kawasan tersebut.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Samarinda, Hendra AH, menjelaskan bahwa dominasi material mudah terbakar menjadi faktor utama cepatnya penyebaran api. Struktur bangunan yang sebagian besar berbahan kayu membuat api dengan mudah merambat dari satu titik ke titik lainnya dalam waktu singkat.

Proses pemadaman berlangsung cukup menantang. Petugas pemadam kebakaran bersama relawan harus berjibaku selama hampir dua jam untuk mengendalikan api. Meski akses menuju kawasan pasar relatif memadai, kendala justru muncul saat petugas memasuki area dalam pasar.

Lorong yang sempit dan padat menjadi hambatan utama dalam upaya pemadaman. Kondisi tersebut menyulitkan mobilitas petugas serta distribusi air ke titik-titik api yang berada di dalam kios, sehingga proses pengendalian api membutuhkan waktu lebih lama.

Untuk mempercepat penanganan, sedikitnya enam posko pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian. Setiap posko mengirimkan dua hingga tiga unit armada guna memaksimalkan proses pemadaman dan mencegah api meluas ke bangunan lain.

Upaya terpadu antara petugas dan relawan akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api sebelum merambat lebih jauh. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materi diperkirakan cukup besar akibat banyaknya kios dan ruko yang terbakar.

Para pedagang menjadi pihak yang paling terdampak, karena kehilangan tempat usaha sekaligus barang dagangan mereka. Aktivitas ekonomi di kawasan Pasar Segiri Samarinda dipastikan terganggu untuk sementara waktu.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Aparat terus mengumpulkan informasi untuk mengungkap sumber api, termasuk kemungkinan adanya kelalaian atau faktor lain yang memicu insiden tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya peningkatan sistem keamanan dan mitigasi kebakaran di kawasan padat seperti pasar tradisional. Penggunaan material yang lebih aman serta penataan jalur evakuasi dinilai krusial untuk mengurangi risiko serupa di masa mendatang.

Selain itu, sinergi antara pemerintah, pengelola pasar, dan pedagang sangat diperlukan untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran. Edukasi serta simulasi penanganan darurat diharapkan dapat meningkatkan respons cepat sehingga dampak kebakaran di Samarinda dapat diminimalkan. (*)

Udah tau belum? Kaltimdaily.com juga ada di Google News lhooo..

Site Info Site Info
Exit mobile version