banner-sidebar
Kutai TimurSports / Gaming

Kutim Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Panjat Tebing Nasional, Total Hadiah Rp 343 Juta

Avatar
1050
×

Kutim Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Panjat Tebing Nasional, Total Hadiah Rp 343 Juta

Share this article
Kutim Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Panjat Tebing Nasional, Total Hadiah Rp 343 Juta
Pembukaan panjat tebing Kutim. Ft by Ist

Kaltimdaily.com, Kutim — Ajang bergengsi Kejuaraan Panjat Tebing Nasional Seri 2 Bupati Cup IV Tahun 2025 resmi dibuka oleh Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman, Selasa (21/10/2025), di Venue Panjat Tebing Bukit Pelangi, Sangatta.

Pembukaan berlangsung meriah dengan kehadiran Sekretaris Umum FPTI Pusat Wahyu Pristiawan, Ketua FPTI Kaltim Misbachul Choir, Ketua KONI Kutim Rudi Hartono, Kepala Dispora Basuki Isnawan, serta jajaran Forkopimda Kutim.

Ketua FPTI Kutim, Aji Fahriza, dalam laporannya menyebut bahwa kejuaraan kali ini diikuti 145 atlet dari 12 provinsi, termasuk sejumlah atlet Pelatnas. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp 343 juta, mencakup berbagai nomor pertandingan. Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Kutim, Dispora, dan pihak swasta atas dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kejuaraan nasional tersebut.

Sekretaris Umum FPTI Pusat, Wahyu Pristiawan, memberikan apresiasi tinggi terhadap kesiapan Kutim sebagai tuan rumah. Menurutnya, Bupati Cup IV menjadi momentum penting dalam proses regenerasi atlet panjat tebing nasional.

“Regenerasi tidak hanya ditentukan dari seberapa sering kompetisi digelar, tetapi juga dari kualitas penyelenggaraannya,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kutai Timur menunjukkan komitmen luar biasa terhadap pengembangan olahraga, dan bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun ekosistem olahraga yang profesional dan berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menegaskan bahwa daerahnya siap menjadi tuan rumah untuk seri berikutnya.

“Jika FPTI Pusat memberikan kesempatan, kami siap menggelar Bupati Cup ke-V tahun depan,” tegasnya.

Ia juga menekankan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan atlet dan peningkatan fasilitas olahraga, termasuk arena panjat tebing berstandar nasional yang menjadi kebanggaan Kutai Timur.

Menurut Ardiansyah, olahraga bukan hanya tentang medali, tetapi juga wadah untuk membentuk karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, dan sportif. Ia meminta KONI Kutim untuk terus aktif dalam membina atlet dan menyelenggarakan lebih banyak kompetisi lokal.

“Setiap tahun akan ada sekitar 10 hingga 11 event Piala Bupati sebagai bukti keseriusan kami dalam memajukan olahraga di Kutim,” tambahnya.

Bupati berharap kejuaraan ini dapat menjadi titik awal lahirnya atlet panjat tebing berprestasi yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, federasi olahraga, dan sektor swasta dalam menciptakan sistem pembinaan yang berkelanjutan.

Sebagai penutup, ajang Bupati Cup IV Tahun 2025 bukan hanya sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga simbol semangat dan persatuan dalam dunia olahraga Indonesia. Dengan antusiasme peserta dan dukungan penuh dari Pemkab Kutim, kejuaraan ini diharapkan mampu memperkuat posisi Kutai Timur sebagai pusat kegiatan olahraga nasional dan melahirkan lebih banyak bakat muda berpotensi dari Kalimantan Timur. (*)




Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih