KaltimWellFy

Kaltim Jadi Etalase Layanan Kesehatan Nuklir Modern di Indonesia

Avatar
839
Ilustrasi tenaga nuklir. Ft by iSt

Kaltimdaily.comKaltim Mantapkan Diri sebagai Etalase Layanan Kesehatan Nuklir Modern

Kalimantan Timur (Kaltim) semakin menegaskan posisinya sebagai daerah yang siap menjadi etalase pelayanan kesehatan berbasis teknologi mutakhir.

Hal tersebut tercermin dalam Pertemuan Ilmiah Tahunan ke-27 Perhimpunan Kedokteran Nuklir dan Teranostik Molekuler Indonesia yang digelar di Samarinda pada Jumat, 5 September 2025.

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, yang secara resmi membuka kegiatan tersebut menekankan bahwa nuklir tidak hanya identik dengan energi, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendukung layanan medis modern.

“Nuklir bermanfaat untuk kesehatan, contohnya mendeteksi dini berbagai penyakit dalam secara akurat dan presisi,” ujar Rudy.

Lebih lanjut, Rudy menyampaikan bahwa Kaltim memiliki keunggulan strategis dalam bidang kesehatan, karena RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda menjadi satu-satunya rumah sakit di luar Pulau Jawa yang telah mengoperasikan teknologi kedokteran nuklir.

“Bahkan AWS menjadi rumah sakit rujukan dengan peralatan tenaga nuklir di luar Pulau Jawa,” ungkapnya.

Pemerintah Provinsi Kaltim menargetkan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga regional bahkan internasional.

Rudy menilai bahwa teknologi kedokteran berbasis nuklir akan menjadi pintu masuk inovasi baru yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

“Wajar bila Kaltim layak menjadi etalase Indonesia dalam pengembangan dan pelayanan kesehatan,” tegasnya.

Selain itu, Rudy menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia (SDM) dalam menyongsong kemajuan tersebut. Ia menegaskan bahwa Kaltim membutuhkan dukungan tenaga kesehatan profesional, terlebih saat daerah ini bersiap menjadi penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Kami butuh dukungan tenaga kesehatan profesional untuk mendukung pelayanan berkualitas,” tambahnya.

Acara ilmiah ini juga dihadiri sejumlah tokoh dan pakar kesehatan, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Jaya Mualimin, Plt Direktur RSUD AWS Indah Puspitasari, Ketua PKN dan TMI Yustia Tuti, serta guru besar kedokteran dari berbagai universitas ternama.

Hadir pula pakar medis internasional asal Australia, Jepang, Korea, dan Cina yang turut memberikan pandangan dan pengalaman mereka.

Dengan adanya dukungan teknologi nuklir dan kehadiran para ahli, Kaltim menunjukkan keseriusan dalam membangun fondasi pelayanan kesehatan yang lebih maju.

Kehadiran RSUD AWS sebagai pusat rujukan di luar Jawa menjadi bukti bahwa Kaltim siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Ke depan, Pemprov Kaltim menargetkan peningkatan kolaborasi dengan universitas, lembaga riset, dan pihak internasional guna memperkuat ekosistem kesehatan berbasis teknologi tinggi.

Langkah ini diharapkan mampu mempercepat transformasi sektor kesehatan sekaligus memperkokoh posisi Kaltim sebagai pionir layanan kesehatan modern di Indonesia. (*)

Udah tau belum? Kaltimdaily.com juga ada di Google News lhooo..

Site Info Site Info
Exit mobile version