Kaltimdaily.com, IKN – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, mengungkapkan bahwa hingga Oktober 2025, IKN telah menerima komitmen investasi sebesar Rp 225,02 triliun.
Dari jumlah tersebut, Rp 66,3 triliun berasal dari sektor swasta, sementara Rp 158,72 triliun melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Menanggapi isu yang berkembang bahwa IKN mangkrak, Basuki menegaskan hal tersebut tidak benar. Ia menyebutkan bahwa investasi ini mencakup pembangunan berbagai infrastruktur strategis seperti jalan, multi-utility tunnel, serta kawasan hunian di inti IKN.
Menurut Basuki, tingginya kepercayaan investor terhadap IKN mencerminkan stabilitas ekonomi Indonesia yang terus berkembang dan memiliki fondasi yang kuat. Ia menambahkan bahwa Indonesia telah mencapai titik “tanpa kembali” dalam pembangunan IKN dan menegaskan bahwa IKN akan menjadi ibu kota politik pada tahun 2028, sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Hal ini juga sejalan dengan kemajuan yang telah dicapai dalam pembangunan infrastruktur utama seperti rumah susun ASN 1, Istana Garuda, dan Kantor Kemenko 3.
Tidak hanya investor dalam negeri, delegasi Jepang, yang dipimpin oleh CEO Kanzaki Industry Corp, Tsuru Katsuya, juga menunjukkan minat besar terhadap proyek IKN. Tsuru menjelaskan bahwa proyek ini sangat menarik bagi dunia usaha Jepang, khususnya karena masalah kepadatan wilayah metropolitan yang mereka hadapi. Pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif kini memasuki tahap tender, dengan kontrak yang dijadwalkan dimulai pada akhir Oktober 2025, dan target selesai pada Desember 2027.
Otorita IKN juga memperkuat sektor pendidikan, dengan mengambil alih kewenangan dari PAUD hingga SMA. Salah satu inisiatif yang telah berjalan adalah kolaborasi dengan penutur asli bahasa Inggris untuk meningkatkan literasi bahasa Inggris di SDN 006 Sepaku. Pemerintah menargetkan IKN menjadi ibu kota politik Indonesia pada tahun 2028, dengan dukungan pemindahan ASN dan penyediaan infrastruktur yang memadai.
Pemerintah telah menyetujui anggaran sebesar Rp 48,8 triliun untuk pembangunan IKN pada periode 2025–2029. Dengan investasi yang terus mengalir dan komitmen pemerintah yang kuat, IKN diharapkan dapat menjadi simbol kebanggaan Indonesia di masa depan. Proyek ambisius ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional. (*)















