banner-sidebar
KaltimKutai TimurSamarinda

Gerak Cepat, BBPJN Kaltim Siapkan Baja Girder Tangani Jembatan Lembak Bengalon

Avatar
22
×

Gerak Cepat, BBPJN Kaltim Siapkan Baja Girder Tangani Jembatan Lembak Bengalon

Share this article

Kaltimdaily.com, KUTAI TIMUR– Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur bergerak cepat menangani kondisi Jembatan Lembak di Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, yang mengalami penurunan pada bagian oprit.

Penanganan sementara dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan pengguna jalan. BBPJN Kaltim menyiapkan pemasangan baja girder dan plat baja sebagai lintasan sementara di atas oprit jembatan.

PPK 2.3 BBPJN Kaltim, Musa Partogi, mengatakan langkah tersebut merupakan penanganan cepat agar arus lalu lintas tetap dapat berjalan dengan lebih aman sebelum dilakukan perbaikan permanen.

“Langkah cepat yang kita lakukan adalah membuat penanganan sementara agar lalu lintas aman. Untuk penanganan permanen, sudah kita usulkan penggantian Jembatan Lembak melalui anggaran tahun 2027,” ujar Musa.

Menurutnya, proses pemasangan baja girder dan plat baja diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 3–4 hari. Selama pekerjaan berlangsung, akses di Jembatan Lembak harus ditutup total demi keselamatan pekerja maupun pengguna jalan.

Karena itu, BBPJN Kaltim mendorong adanya jalur pengalihan lalu lintas selama proses pengerjaan berlangsung.

“Saat pemasangan nanti akan tutup total. Kita harapkan ada pengalihan lalu lintas alternatif. PPK sementara berkoordinasi dengan pemerintah setempat, Satlantas dan Dinas Perhubungan untuk mencari alternatif,” jelasnya.

Musa menegaskan, penanganan Jembatan Lembak membutuhkan dukungan dan kerja sama lintas sektor. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur juga diharapkan ikut menyiapkan jalur alternatif yang dapat digunakan masyarakat selama jembatan ditutup.

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Kutai Timur juga menyiapkan jalur alternatif saat penanganan dilakukan, karena praktis jembatan akan tutup total selama 3–4 hari saat perbaikan,” katanya.

Ia menambahkan, penanganan sementara tersebut dilakukan sembari menunggu realisasi penanganan permanen. Usulan penggantian jembatan telah disampaikan BBPJN Kaltim kepada Kementerian Pekerjaan Umum.

“Penanganan permanennya sudah kita usulkan ke Kementerian PU. Untuk sementara kita lakukan penanganan darurat agar lalu lintas bisa berlangsung dengan aman dan normal,” ungkap Musa.

BBPJN Kaltim berharap seluruh pihak terkait dapat memperkuat koordinasi, khususnya dalam menyiapkan skema pengalihan kendaraan selama pekerjaan berlangsung.

“Dibutuhkan kerja sama dengan berbagai pihak terkait. Kami berharap koordinasi lintas sektor bisa berjalan baik untuk menyiapkan lajur alternatif selama pelaksanaan perbaikan Jembatan Lembak,” pungkasnya.(*)




Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih