banner-sidebar
Kutai Timur

Disnakertrans Kutim Siapkan Strategi Serap 50.000 Tenaga Kerja pada 2025-2029

Avatar
985
×

Disnakertrans Kutim Siapkan Strategi Serap 50.000 Tenaga Kerja pada 2025-2029

Share this article
Ilustrasi. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Kutim – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) telah merancang strategi untuk mencapai target penyerapan 50.000 tenaga kerja dalam periode 2025 hingga 2029.

Program ini menjadi bagian dari visi besar “Kutai Timur Hebat”, yang menjadi prioritas pembangunan daerah guna menciptakan lapangan kerja dan mengurangi angka pengangguran.

Trisno, Plt Kepala Disnakertrans Kutim yang juga menjabat sebagai Asisten Pemerintahan Umum dan Kesra Setkab Kutim, menjelaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada data ketenagakerjaan yang akurat dan terukur. Tanpa data yang valid, upaya pemerintah dalam menyusun kebijakan dapat gagal dalam mencapai sasaran yang diinginkan.

Oleh karena itu, Pemerintah Kutim sedang menyusun pertemuan lintas sektor untuk memetakan jumlah angkatan kerja setiap tahunnya hingga 2029 dan menghitung peluang penyerapan tenaga kerja di berbagai sektor ekonomi yang ada.

Trisno menekankan pentingnya pemahaman yang jelas mengenai jumlah angkatan kerja yang ada dan seberapa besar peluang yang dapat dimanfaatkan untuk menyerap tenaga kerja baru. Saat ini, proses koordinasi dan pendataan sedang berlangsung untuk memastikan data yang tersedia komprehensif dan akurat, guna mendukung langkah-langkah kebijakan yang tepat sasaran.

Untuk mencapai target tersebut, strategi penciptaan lapangan kerja di Kutim akan mengandalkan dua pendekatan utama. Pertama, optimalisasi perusahaan yang sudah beroperasi di wilayah tersebut, dan kedua, pembentukan usaha baru di sektor-sektor potensial yang akan didukung dengan kebijakan pemerintah.

Trisno menegaskan bahwa peran pemerintah bukan hanya sekadar mempromosikan klaim pertumbuhan ekonomi yang alami, tetapi juga harus mampu menciptakan lapangan kerja konkret yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat Kutim.

Saat ini, Disnakertrans Kutim masih dalam tahap kajian dan penyaringan data ketenagakerjaan.

Trisno mengungkapkan bahwa sebagian besar data yang ada masih bersifat umum dan belum menggambarkan secara rinci tenaga kerja yang terserap. Oleh karena itu, pendalaman dan pembaruan data menjadi langkah awal yang sangat penting agar target penyerapan 50.000 tenaga kerja dapat tercapai dengan optimal.

Dengan adanya upaya yang terencana dan terukur ini, Pemerintah Kabupaten Kutim optimis dapat mencapai tujuannya dalam mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam beberapa tahun mendatang, diharapkan sektor-sektor ekonomi baru akan tumbuh pesat, sehingga semakin banyak warga Kutim yang dapat memperoleh pekerjaan yang layak.

Program ini juga akan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat. Diharapkan melalui kolaborasi ini, tidak hanya penyerapan tenaga kerja yang meningkat, tetapi juga pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di seluruh Kabupaten Kutim.

Pemerintah berkomitmen untuk menyediakan akses pelatihan dan pendampingan kepada tenaga kerja baru agar mereka siap bersaing di pasar kerja yang semakin dinamis. (*)

Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih