Kaltimdaily.com, Samarinda – Warga Samarinda siap-siap nih, soalnya Pemerintah Kota (Pemkot) bareng Dishub Samarinda lagi serius banget ngebut program parkir berlangganan. Konsep kece ini dibahas di Anjungan Karangmumus dan langsung dapet sorotan dari Wali Kota Samarinda, Andi Harun, yang bilang kalau program ini udah nggak bisa ditunda-tunda lagi.
Cara kerjanya simpel banget, cukup daftar sekali di loket resmi. Data yang dibutuhin juga standar aja, mulai dari nama, nomor KK, nomor HP, sampai plat kendaraan. Abis itu, warga bakal dapet kartu khusus parkir berlangganan yang bisa dipake di semua titik parkir resmi di Samarinda. Soal tarif, tenang aja, dijamin murah meriah, bahkan disebut nggak sampai Rp2.000 per hari. Jadi, masyarakat nggak bakal ngerasa keberatan.
Selain bikin warga lebih ringan, sistem ini juga dipercaya bisa ngilangin masalah klasik perparkiran. Mulai dari pungutan liar, parkir sembarangan, sampai kebocoran retribusi, semuanya bisa ditekan. Plus, pemasukan daerah juga jadi lebih transparan dan jelas arahnya. Intinya, semua pihak diuntungkan, baik warga maupun pemerintah.
Wali Kota Andi Harun bahkan bilang siap maraton rapat bareng timnya buat nyepetin jalannya program ini. Menurutnya, parkir berlangganan adalah langkah strategis menuju kota yang lebih tertib sekaligus bagian dari impian besar mewujudkan Samarinda Smart City.
Harapannya, dengan adanya sistem parkir berlangganan ini, wajah Samarinda bakal makin tertata, rapi, dan bebas dari kesemrawutan parkir liar. Selain itu, inovasi ini juga jadi bukti nyata komitmen Pemkot dan Dishub Samarinda dalam memberikan layanan publik modern yang berpihak pada masyarakat.
Lebih jauh, program ini juga nunjukkin kalau Samarinda bener-bener serius ngejar digitalisasi layanan. Bukan cuma soal parkir, tapi langkah ini bisa jadi pintu masuk buat transformasi sektor lain. Kalau sukses, kota ini bisa jadi contoh buat daerah lain yang lagi pengen bikin sistem transportasi lebih modern.
Ke depan, warga Samarinda juga bakal lebih gampang ngatur aktivitas harian tanpa ribet mikirin parkir. Tinggal pake kartu berlangganan, semua beres! Program ini bukan cuma soal ketertiban, tapi juga bikin aktivitas warga lebih efisien dan nyaman. Kalau konsisten dijalankan, bukan nggak mungkin Samarinda bakal jadi kota percontohan dalam hal inovasi transportasi perkotaan. (*)











