Berau

Bupati Sri Juniarsih Antar Berau Bersinar di Festival Perhutanan Sosial 2025

Avatar
832
Pemkab Berau raih penghargaan atas Perhutanan. Ft by Prokompim

Kaltimdaily.com, Berau – Kabupaten Berau lagi-lagi bikin bangga! Tahun ini, daerah yang dikenal punya kekayaan hutan luar biasa itu berhasil menyabet penghargaan nasional sebagai salah satu wilayah terbaik dalam mendukung program perhutanan sosial.

Trofi prestisius ini diserahkan langsung sama Wakil Menteri Kehutanan, Sulaiman Umar, ke Bupati Berau, Sri Juniarsih, pas puncak acara Festival Perhutanan Sosial Nasional (PeSoNa) 2025 yang digelar di Auditorium Manggala Wanabakti, Jakarta, Kamis (21/8).

Nggak cuma Berau yang kebagian, tapi ada juga Kabupaten Pesawaran dan Enrekang. Untuk level provinsi, penghargaan jatuh ke Jawa Timur, Sumatera Barat, dan Sulawesi Selatan. Ajang ini jadi panggung apresiasi buat daerah yang serius ngejaga hutan sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat sekitar.

Menariknya, penghargaan ini bukan cuma buat pemerintah daerah aja. Pendamping lapangan dan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) juga dapet apresiasi karena dinilai sukses ngejalanin program di wilayah mereka. Wamen Kehutanan, Sulaiman Umar, bilang kalau penghargaan ini jadi bentuk penghormatan atas kerja keras daerah. “Semoga penghargaan ini memicu semangat untuk terus berkolaborasi,” ucapnya.

Plt Dirjen Perhutanan Sosial, Mahfuzh, nambahin kalau Festival PeSoNa tahun ini bawa tema Merawat Hutan, Mewariskan Harapan. Ajang ini digarap biar masyarakat, pemerintah, swasta, sampai anak muda bisa kompak ngejaga hutan dan memaksimalkan potensi ekonomi dari perhutanan sosial. Apalagi tahun ini spesial banget karena bertepatan dengan HUT RI ke-80, bikin suasananya makin meriah.

Bupati Berau, Sri Juniarsih, pastinya seneng banget atas penghargaan ini. Beliau bilang kalau Pemkab Berau bakal terus totalitas mendukung perhutanan sosial biar warga yang tinggal di sekitar hutan bisa makin sejahtera. “Pemkab akan terus berkomitmen berkolaborasi dengan para pihak mendukung program perhutanan sosial,” tegasnya.

Kepala DLHK Berau, Mustakim Suharjana, ikut buka suara. Katanya, pencapaian ini hasil kerja sama apik antara KPHP Provinsi Kaltim, DLHK, dan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN). Saat ini, Berau udah ngelola sekitar 99 ribu hektare kawasan perhutanan sosial dengan berbagai skema, mulai dari hutan desa, hutan kemasyarakatan, sampai hutan adat.

Keberhasilan ini bikin nama Berau makin diperhitungkan, bukan cuma di Kaltim, tapi juga di level nasional. Dengan kerja nyata, Berau berhasil nunjukin kalau menjaga hutan itu bisa sekaligus bikin masyarakatnya sejahtera.

Prestasi ini jelas nunjukin kalau Berau bukan sekadar punya potensi alam, tapi juga punya komitmen serius buat ngelola sumber daya dengan bijak. Dengan kombinasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendukung, daerah ini bisa jadi contoh keren buat wilayah lain di Indonesia.

Ke depan, harapannya langkah Berau dalam menjaga hutan sekaligus meningkatkan ekonomi rakyat bisa terus berlanjut dan bahkan makin berkembang. Kalau konsistensi ini dipertahankan, bukan nggak mungkin Berau bakal jadi pionir nasional dalam pengelolaan hutan berkelanjutan yang sukses ngimbangin antara alam, masyarakat, dan pembangunan. (*)

Udah tau belum? Kaltimdaily.com juga ada di Google News lhooo..

Site Info Site Info
Exit mobile version