Kaltimdaily.com, Berau – Peristiwa hilangnya seorang anak terjadi di wilayah pesisir Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Seorang bocah laki-laki berusia 10 tahun dilaporkan tenggelam di perairan Pantai Ulingan, Kecamatan Pulau Derawan, Minggu sore (5/4/2026).
Korban berinisial R diketahui tengah berada di Kampung Kasai untuk mengunjungi keluarganya. Anak tersebut merupakan warga Sekatak, Kabupaten Bulungan, yang datang ke Berau untuk berlibur.
Insiden bermula sekitar pukul 14.30 Wita saat korban bersama dua rekannya, NA (10) dan MF (11), bermain dan berenang di kawasan pantai. Aktivitas mereka sempat dilihat oleh seorang saksi berinisial MA (13).
Saksi tersebut telah memberikan peringatan kepada ketiga anak itu agar berhati-hati, mengingat kondisi perairan di lokasi cukup dalam. Namun, peringatan tersebut tidak diindahkan dan mereka tetap melanjutkan aktivitas berenang.
Tidak lama kemudian, korban terlihat bergerak semakin jauh ke arah laut. Meskipun kembali diingatkan untuk tidak berenang terlalu ke tengah, korban menyatakan mampu berenang dan tetap melanjutkan aktivitasnya.
Situasi berubah drastis ketika korban dan MF tiba-tiba tenggelam. MA yang berada di lokasi berupaya memberikan pertolongan dan berhasil menyelamatkan MF dengan menariknya ke perairan dangkal. Namun, korban R tidak berhasil diselamatkan dan hilang dari permukaan.
Setelah kejadian tersebut, NA segera meminta bantuan warga. Masyarakat setempat kemudian melakukan pencarian awal sebelum dilanjutkan oleh tim gabungan yang terdiri dari unsur SAR, kepolisian, dan warga.
Kapolsek Pulau Derawan, AKP Iwan Purwanto, membenarkan insiden tersebut. Ia menyampaikan bahwa hingga saat ini proses pencarian terhadap korban masih terus berlangsung di sekitar lokasi kejadian.
Pihak kepolisian juga mengingatkan pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak-anak, khususnya saat beraktivitas di kawasan perairan. Minimnya pengawasan dinilai menjadi salah satu faktor risiko dalam kejadian serupa.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih melakukan penyisiran di area pantai dan perairan sekitar untuk menemukan korban. Upaya pencarian dilakukan secara intensif dengan harapan korban segera ditemukan.
Peristiwa ini menjadi pengingat serius bagi masyarakat di Berau akan pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di laut. Kondisi perairan yang tidak selalu dapat diprediksi memerlukan perhatian ekstra, terutama bagi anak-anak.
Ke depan, diharapkan adanya peningkatan edukasi keselamatan di kawasan wisata pantai di Berau. Langkah ini penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan serta memastikan keamanan pengunjung yang datang menikmati keindahan wilayah pesisir. (*)











