banner-sidebar
ADVDPRD SamarindaKaltimSamarinda

Bigmall Samarinda Comeback, DPRD Soroti Sistem Keamanan Gedung

Avatar
710
×

Bigmall Samarinda Comeback, DPRD Soroti Sistem Keamanan Gedung

Share this article
Bigmall Samarinda Comeback, DPRD Soroti Sistem Keamanan Gedung
Bigmall Samarinda saat terjadi kebakaran. Ft by Ist

Kaltimdaily.com, Samarinda – Setelah sempat off selama dua minggu gegara insiden kebakaran yang sempat bikin warga Samarinda was-was, Bigmall akhirnya buka lagi mulai Senin, 16 Juni 2025. Pengumuman resminya diunggah lewat akun media sosial mall sehari sebelumnya, dan langsung dapet respon antusias dari warganet.

Tapi, nggak semua pihak langsung lega. Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, justru mempertanyakan proses dibalik pembukaan mall tersebut. Pasalnya, sampai sekarang dia belum menerima info resmi terkait hasil investigasi penyebab kebakaran.

“Sampai hari ini belum ada laporan yang valid kita terima. Kita juga masih nunggu update dari tim penyelidik,” ungkap Deni waktu dikontak Senin siang.

Menurut Deni, ada beberapa komponen penting kayak kabel dan alat kelistrikan yang udah dibawa buat dicek lebih lanjut di lab forensik. Tapi hasilnya masih belum nongol ke permukaan.

Deni juga mempertanyakan, apakah Bigmall sudah dibuka full semua lantai atau hanya sebagian aja yang dinyatakan aman. Kalau belum semua area clear, menurutnya harus ada pembatasan biar nggak membahayakan pengunjung.

“Kita perlu tahu, ini beneran semua area udah dibuka? Karena belum tentu semuanya aman. Harus ada pengecekan dulu sebelum dibuka total,” tegasnya.

Lebih lanjut, Deni menyoroti sistem pengamanan gedung. Pas insiden kemarin, katanya, beberapa alat keselamatan kayak sprinkler dan hydrant nggak berfungsi maksimal. Bahkan harus diaktifkan manual, padahal itu krusial banget dalam kondisi darurat.

“Yang saya denger, sprinkler-nya nggak nyala otomatis. Hydrant juga manual. Nah ini kan rawan banget, makanya perlu dibenahi,” jelas politisi dari Partai Gerindra ini.

Gak cuma soal alat pemadam, dia juga soroti kesiapan tim pemadam internal Bigmall. Katanya, penanganan awal terlalu lambat, jadi api keburu menyebar luas.

Meskipun begitu, Deni ngerti banget pentingnya Bigmall buat ekonomi Samarinda. Dia bilang, pusat belanja itu udah jadi salah satu magnet utama warga buat belanja, nongkrong, dan hiburan. Tapi, katanya, bisnis gak boleh mengorbankan keselamatan pengunjung.

“Ekonomi memang harus jalan, tapi jangan lupa, keselamatan warga itu nomor satu. Jangan sampai buka buru-buru tapi belum siap sepenuhnya,” pungkasnya.

DPRD Samarinda rencananya bakal terus ngecek ke lapangan buat pastiin sistem keamanan Bigmall udah sesuai standar sebelum kembali rame-rame didatangi pengunjung. Mereka juga dorong pihak pengelola buat transparan soal progres perbaikan dan hasil investigasi.

Harapannya, insiden kemarin bisa jadi pelajaran besar. Dengan evaluasi total, Bigmall bisa balik jadi tempat yang nggak cuma seru buat belanja, tapi juga aman dan nyaman buat semua warga Samarinda. (ADV/DPRDSMR/YN)




Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih