Kutai Kartanegara

Banjir Hebat Landa Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara, Aktivitas Terganggu

Avatar
1149
Banjir di Tabang, Kukar. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Kukar – Banjir besar melanda 18 desa di Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada Rabu (13/01/2026).

Luapan Sungai Belayan menyebabkan sebagian besar wilayah tersebut terendam, mengakibatkan gangguan signifikan terhadap aktivitas masyarakat setempat dan terputusnya akses transportasi.

Banjir yang terjadi sejak pagi hari ini menggenangi jalan utama, menghalangi mobilitas warga, dan menyebabkan sejumlah desa terisolasi. Kondisi ini memperburuk situasi, karena beberapa titik jalan yang biasa digunakan untuk menuju pusat kota kini tak bisa dilalui kendaraan. Tak hanya itu, banjir juga mempengaruhi jaringan listrik di daerah tersebut, menyebabkan pemadaman yang memperburuk kesulitan yang dialami warga.

Pemerintah daerah dan pihak terkait segera merespons dengan mengerahkan tim penyelamat untuk memberikan bantuan kepada warga terdampak. Selain itu, beberapa lokasi pengungsian sementara mulai dibuka untuk menampung warga yang rumahnya terendam air. Tim evakuasi juga melakukan pemantauan intensif untuk mengidentifikasi titik-titik yang rawan lebih parah akibat meluapnya sungai.

Banjir yang melanda Kecamatan Tabang ini merupakan yang terburuk dalam beberapa tahun terakhir. Warga yang terdampak mengungkapkan bahwa banjir kali ini jauh lebih besar dibandingkan dengan kejadian-kejadian sebelumnya, memicu kekhawatiran akan dampak jangka panjang terhadap lingkungan dan perekonomian lokal.

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara berjanji akan segera memberikan bantuan darurat kepada warga yang terdampak, termasuk makanan, obat-obatan, dan perlengkapan evakuasi. Selain itu, mereka juga akan melakukan penilaian lebih lanjut mengenai kerugian yang ditimbulkan akibat bencana ini.

Pihak berwenang mengingatkan warga untuk selalu waspada dan mengikuti petunjuk dari tim penyelamat guna memastikan keselamatan.

Meskipun banjir saat ini sudah mulai surut di beberapa wilayah, namun curah hujan yang tinggi masih berpotensi memperburuk situasi. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menghimbau masyarakat untuk menjaga kewaspadaan dan mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan bencana serupa.

Kedepannya, evaluasi menyeluruh terhadap sistem drainase dan pengelolaan sungai di wilayah tersebut akan dilakukan, guna mencegah bencana banjir yang lebih besar di masa depan. Pemkab juga berencana untuk mengkaji perbaikan infrastruktur dan membangun sistem peringatan dini untuk mengurangi dampak dari bencana alam. (*)

Udah tau belum? Kaltimdaily.com juga ada di Google News lhooo..

Site Info Site Info
Exit mobile version