Kaltimdaily.com, Berau – Menjelang Hari Raya Iduladha 2025, Wakil Bupati Berau, Gamalis, bareng tim dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) turun langsung ngecek ke lapangan! Mereka ngunjungin Rumah Potong Hewan (RPH) dan kandang peternak kurban, Rabu (4/6/25), buat pastiin semua hewan kurban yang masuk Berau dalam kondisi sehat dan layak.
Kepala DTPHP Berau, Junaidi, bilang saat ini udah ada 1.694 ekor sapi dan 725 kambing yang siap disembelih. Mayoritas hewan-hewan ini didatengin dari Sulsel dan Sulbar. Tapi katanya jumlah ini masih bisa nambah, soalnya pengiriman biasanya terus jalan sampai H-1.
“Semoga semuanya bisa laku keras. Kasian juga para pengusaha yang udah modalin besar-besaran,” ungkap Junaidi.
Untuk pengawasan saat penyembelihan, DTPHP udah siapin tim khusus yang bakal tersebar di 13 kecamatan mulai Jumat (6/6/25). Mereka juga siap siaga kalau ada laporan penyelundupan hewan ilegal, walau sampai sekarang belum ada kasus yang mencurigakan.
Medik Veteriner DTPHP, Iwan Kadianto, bilang semua hewan kurban dari luar daerah udah melewati proses karantina dua kali—pertama di daerah asal, lalu kedua di pelabuhan kayak di Balikpapan atau Samarinda, sebelum masuk ke wilayah Berau lewat jalur darat.
“Prosedur ini penting banget buat hindari hewan sakit masuk Berau,” jelas Iwan.
Wabup Gamalis pun kasih jempol buat kinerja DTPHP dan RPH yang udah jalanin SOP ketat. Menurutnya, mayoritas hewan kurban tahun ini memang dari luar, karena pasokan lokal masih belum mampu penuhi kebutuhan.
“Ke depannya, kita mau tingkatkan produksi hewan ternak lokal biar Berau bisa mandiri kurban,” kata Gamalis dengan optimis.
Dengan segala kesiapan dari RPH, DTPHP, dan dukungan pemkab, masyarakat Berau bisa tenang dalam berkurban tahun ini. Kesehatan hewan terjaga, pasokan aman, dan pengawasan pun maksimal.
Harapannya, tahun depan Berau bisa makin mandiri dalam penyediaan hewan kurban. Siapa tahu, bukan cuma jadi konsumen, tapi bisa jadi pengirim hewan sehat ke daerah lain! (*)











