Kaltimdaily.com, Bola – Pertandingan PSBS Biak vs Borneo FC di ajang Super League 2025-2026 sukses bikin tensi panas.
Main di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Senin (18/8/2025) sore, Pesut Etam berhasil pulang dengan senyum lebar setelah menang tipis 1-0 atas tuan rumah Badai Pasifik.
Gol semata wayang Borneo FC lahir dari eksekusi penalti Mariano Peralta di menit ke-29. Penalti itu didapat usai Nurhidayat Haji Haris ketahuan menarik baju Juan Villa di kotak terlarang.
Wasit sempat ngecek VAR dulu, tapi akhirnya langsung kasih hadiah penalti plus kartu kuning buat Nurhidayat.
Eksekusi dingin Peralta nggak bisa dibendung Kadu, kiper PSBS, dan bikin Borneo unggul 1-0.
Setelah itu, PSBS Biak coba gencar nyerang buat cari gol balasan, tapi pertahanan solid Pesut Etam bikin serangan Badai Pasifik mentah terus.
Sebenarnya PSBS sempat tampil lebih agresif, apalagi setelah di laga sebelumnya kalah telak 1-4 lawan Arema FC. Tapi Borneo FC keliatan lebih tenang dan rapih di lini tengah yang dikomandoi Kei Hirose.
Serangan balik PSBS juga nggak terlalu efektif, cuma catat dua tembakan ke arah gawang, sementara Borneo juga punya peluang berbahaya lewat Peralta, Maicon, dan Douglas Coutinho.
Di babak kedua, justru Borneo yang makin galak bikin serangan. Beberapa kali peluang emas lahir, tapi Kadu tampil heroik dengan refleksnya. Kalau bukan karena kiper satu ini, mungkin PSBS udah kebobolan lebih banyak.
Sampai peluit panjang dibunyikan, skor 0-1 nggak berubah. Kemenangan ini bikin Borneo FC makin nempel ketat Persija Jakarta di puncak klasemen sementara, sedangkan PSBS Biak harus puas nyangkut di peringkat 17.
Kemenangan ini juga jadi bukti kalau Pesut Etam makin konsisten tampil di jalur juara. Mental juara ditunjukkan pas mereka bisa main disiplin meski lawan tampil ngotot.
Dukungan penuh dari para pendukung Borneo FC di stadion juga bikin suasana makin panas dan bersemangat.
Buat PSBS Biak, meski kalah, performa mereka nunjukin ada potensi besar.
Tinggal butuh sedikit perbaikan di lini serang biar lebih tajam. Kalau udah konsisten, bukan nggak mungkin mereka bisa bangkit di laga-laga berikutnya. (*)











