Balikpapan

Proyek RDMP Balikpapan: Kilang Baru Dengan Kapasitas 360 Ribu Barel per Hari

Avatar
1299
Bahlil, Menteri ESDM. Ft by ist

Proyek RDMP Balikpapan Ditunda, Bahlil Lahadalia Harap Diresmikan Segera

Kaltimdaily.com, Balikpapan – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa peresmian proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) di Refinery Unit (RU) V Balikpapan, Kalimantan Timur, masih menunggu penjadwalan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Dalam acara “Arah Bisnis 2026: Menuju Kedaulatan Ekonomi” yang digelar pada 8 Desember 2025 di Jakarta, Bahlil menjelaskan bahwa aspek operasional, teknis, dan keselamatan kilang sudah sepenuhnya memenuhi standar yang ditetapkan. Penundaan peresmian ini disebabkan oleh masalah teknis yang masih harus diselesaikan, namun Bahlil berharap proyek ini dapat segera dioperasikan, mungkin dalam bulan Desember ini.

Proyek RDMP Balikpapan adalah bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi nasional dan mewujudkan swasembada energi.

Dengan kapasitas pengolahan yang mencapai 360 ribu barel per hari, kilang Balikpapan ini akan memenuhi sekitar 22 hingga 25 persen dari total kebutuhan energi nasional. Selain itu, kilang ini juga akan memproduksi sekitar 283 ribu ton produk petrokimia setiap tahunnya, yang sangat penting untuk mendukung industri dalam negeri.

Bahlil juga menekankan bahwa salah satu tujuan utama dari proyek RDMP ini adalah untuk menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) solar pada tahun 2026. Dengan adanya kilang baru ini, pemerintah berharap dapat memproduksi BBM dalam negeri yang lebih berkualitas dan ramah lingkungan. Salah satu target utama adalah mencapai standar Euro V yang lebih bersih, yang akan mengurangi kandungan sulfur dalam BBM hingga 10 ppm, dibandingkan dengan standar Euro II yang masih ada saat ini.

Selain BBM, kilang ini juga akan memproduksi LPG dan berbagai produk petrokimia lainnya, yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan energi dalam negeri dan meningkatkan ketahanan energi nasional. Dengan proyeksi yield produk bernilai tinggi yang mencapai 91,8 persen, proyek RDMP ini dipastikan akan memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia, serta meningkatkan ketersediaan energi dalam negeri.

Proyek RDMP Balikpapan diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai negara dengan ketahanan energi yang lebih mandiri.

Ke depannya, kilang ini tidak hanya akan meningkatkan kapasitas produksi energi dalam negeri, tetapi juga membuka peluang kerja baru serta mendukung industri petrokimia nasional yang semakin berkembang. Dengan peranannya yang semakin besar dalam memenuhi kebutuhan energi, kilang ini akan menjadi pilar penting dalam strategi pembangunan ekonomi Indonesia.

Sebagai langkah strategis, pemerintah berkomitmen untuk terus mengembangkan sektor energi nasional, khususnya dalam hal produksi energi yang ramah lingkungan.

Proyek RDMP Balikpapan ini menjadi salah satu contoh nyata dari upaya tersebut, yang tidak hanya menguntungkan sektor energi tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui pengurangan ketergantungan pada impor energi. (*)

Udah tau belum? Kaltimdaily.com juga ada di Google News lhooo..

Site Info Site Info
Exit mobile version