Mahakam Ulu

Proyek Jalan Mahulu: Akses Darat Baru Buka Peluang Ekonomi Warga Kubar

Avatar
1406
Jalan Poros Mahulu. Ft by Ist

Jalan Mahulu-Kubar, Proyek 136 Km yang Bikin Warga Pedalaman Senyum Lebar

Kaltimdaily.com, Mahulu – Warga Mahakam Ulu (Mahulu) dan Kutai Barat (Kubar) akhirnya bakal punya jalur darat baru yang panjangnya bikin tercengang, yaitu 136 kilometer! Proyek ini dimulai dari Tering (Kubar) sampai Ujoh Bilang (Mahulu), dibagi jadi empat segmen pendanaan dari APBN, Pemprov Kaltim, dan Pemkab Mahulu.

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, langsung turun tangan ngecek progres pembangunan, Rabu (13/8/2025). Katanya, ini bukan sekadar bangun jalan biasa, tapi udah kayak “urat nadi” buat kehidupan warga pedalaman. Tujuannya jelas: bikin Mahulu nggak lagi tergantung penuh sama Sungai Mahakam buat kirim logistik.

Kalau jalan ini jadi, dampaknya bakal gede banget. Biaya distribusi barang bisa jauh lebih murah, waktu tempuh jadi singkat, dan pembangunan bisa lebih merata. Tahun ini aja, targetnya 26 km rampung sebelum 31 Desember 2025.

Pas kunjungan, Ekti ngecek kesiapan kontraktor, stok material, sampai timeline pengerjaan. Dia juga wanti-wanti biar konsultan dan pejabat pembuat komitmen lebih ketat ngawasin proyek. Oktober 2025 nanti, bakal ada monitoring bareng Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji.

Soal pendanaan, segmen 0–10 km dibiayai APBN, segmen 10–41 km jadi urusan provinsi, segmen 41–117 km balik lagi ke APBN, dan segmen terakhir 117–136 km dihandle Pemkab Mahulu. Pembagiannya rapi, tinggal eksekusi sampai tuntas.

Ekti yang juga asli Kubar-Mahulu yakin, jalan ini bisa jadi game changer. Nggak cuma motong dominasi transportasi sungai, tapi juga bikin arus barang lancar, buka peluang ekonomi baru, dan memicu pertumbuhan usaha di pedalaman Kaltim. Dengan rampungnya proyek ini, warga Mahulu bisa dapet konektivitas lebih oke, akses layanan publik makin gampang, dan integrasi wilayah di Kaltim makin solid.

Kalau semua berjalan sesuai rencana, 2025 bakal jadi momen bersejarah buat Mahulu dan Kubar. Jalan ini bukan cuma soal aspal dan beton, tapi simbol kemajuan dan pemerataan. Bayangin, warga yang dulu butuh waktu berjam-jam lewat sungai, nanti bisa tempuh perjalanan darat lebih cepat dan efisien.

Ke depan, pembangunan ini diharapkan juga menarik investor masuk ke Mahulu. Sektor pariwisata, pertanian, sampai UMKM punya peluang berkembang pesat. Jadi, bukan cuma roda kendaraan yang berputar, tapi juga roda perekonomian warga pedalaman Kaltim. (*)

Udah tau belum? Kaltimdaily.com juga ada di Google News lhooo..

Site Info Site Info
Exit mobile version