Bontang

Program Seragam Sekolah Bontang Dongkrak UMKM dan Ekonomi Warga

Avatar
903
Ilustrasi Penjahit Lokal. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Bontang – Pemerintah Kota Bontang meluncurkan program pengadaan seragam sekolah dengan melibatkan ratusan penjahit lokal. Kebijakan ini dirancang tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan siswa, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM).

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyampaikan bahwa sekitar 600 penjahit dari berbagai wilayah dilibatkan dalam produksi seragam. Langkah ini diharapkan mampu memperluas manfaat program bantuan pendidikan, sehingga tidak hanya dirasakan oleh siswa, tetapi juga oleh masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari usaha jahit.

Pemkot Bontang secara khusus mengarahkan dinas terkait untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal dalam proses produksi. Dengan demikian, anggaran yang dialokasikan dapat berputar di dalam daerah dan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi warga.

Program ini mulai dijalankan setelah proses kontrak dengan penyedia selesai. Para penjahit dijadwalkan segera melakukan pengukuran terhadap calon siswa baru jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) sebagai tahap awal sebelum produksi massal dimulai.

Jumlah seragam yang diproduksi dalam program ini cukup besar. Untuk jenjang SMP, diperkirakan sekitar 9.850 stel seragam akan disiapkan, sementara untuk siswa SD mencapai sekitar 19.970 stel. Setiap siswa nantinya akan menerima paket seragam lengkap sebagai bagian dari bantuan pendidikan dari pemerintah daerah.

Menurut Neni, program ini memberikan manfaat ganda. Selain meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan seragam sekolah, kebijakan ini juga membuka peluang kerja bagi penjahit lokal serta meningkatkan pendapatan mereka.

Pemerintah Kota Bontang menegaskan bahwa program ini tidak bersifat sementara. Kebijakan serupa direncanakan akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari komitmen dalam memperkuat sektor pendidikan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Melalui program ini, pemberdayaan UMKM di Bontang diharapkan semakin optimal. Perputaran ekonomi yang terjadi dari kegiatan produksi seragam diyakini mampu memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat.

Ke depan, sinergi antara sektor pendidikan dan ekonomi lokal seperti ini dinilai penting untuk terus dikembangkan. Selain meningkatkan kualitas layanan pendidikan, langkah ini juga menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih inklusif di Bontang.

Dengan pendekatan tersebut, Pemkot Bontang berharap dapat membangun kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus memastikan setiap program pemerintah memberikan manfaat yang luas dan berkelanjutan. (*)

Udah tau belum? Kaltimdaily.com juga ada di Google News lhooo..

Site Info Site Info
Exit mobile version