banner-sidebar
Fokus

Pernikahan Anak SMP di Lombok Viral, Netizen Heboh!

Avatar
1001
×

Pernikahan Anak SMP di Lombok Viral, Netizen Heboh!

Share this article
Pernikahan Anak SMP di Lombok Viral, Netizen Heboh!
Video pernikahan anak SMP di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), viral di media sosial. Ft by Google

Kaltimdaily.com, Viral – Media sosial lagi-lagi digegerkan sama video pernikahan anak di Lombok, NTB. Cewek yang jadi pengantinnya diduga masih duduk di bangku SMP, sementara cowoknya disebut-sebut anak SMK.

Dalam video yang tersebar, keduanya tampil mesra di depan dekor pelaminan, lengkap dengan adat nyongkolan khas Sasak.

Si cewek yang diperkirakan baru 15 tahun kelihatan senyum-senyum bahagia sepanjang acara.

Tapi bukannya bikin netizen ikut senang, video ini malah bikin banyak orang geleng-geleng kepala. Banyak yang nyesek ngeliat anak sekolah malah sibuk nikah, bukan belajar.

Ketua LPA Mataram, Joko Jumadi, juga ikut angkat bicara. Dia bilang, pernikahan anak kayak gini nggak bisa dianggap remeh dan butuh perhatian serius dari pemerintah daerah.

“Belum jelas lokasinya, tapi kami curiga dari Lombok Tengah,” kata Joko saat diwawancara, Jumat (23/5/2025).

Kalau identitas kedua mempelai udah ketahuan, LPA siap bantu proses pelaporan ke pihak berwajib. Joko juga menegaskan pentingnya edukasi buat masyarakat soal dampak buruk dari pernikahan di usia dini.

Senada dengan Joko, Nurjanah—aktivis perempuan dan anak di Mataram—bilang kalau kejadian ini udah kayak jadi cerita lama yang terus keulang.

“Miris? Udah nggak sekadar miris lagi. Ini tuh masalah serius yang udah bertahun-tahun nggak kelar-kelar,” tegasnya.

Nurjanah juga nambahin, video pernikahan anak di NTB sering banget wara-wiri di media sosial. Tapi yang bikin sedih, kayaknya nggak ada tindakan nyata dari pemerintah.

“Pernikahan itu seringnya terjadi di desa, dan pihak desa pasti tahu. Tapi ya dibiarkan aja,” ujarnya.

Fenomena ini sebenarnya bisa dicegah kalau semua pihak, mulai dari aparat desa sampai lembaga negara, mau turun tangan serius. Karena yang dirugikan bukan cuma anaknya sekarang, tapi masa depan mereka juga bisa hancur karena nikah buru-buru.

Pernikahan anak itu bukan solusi, tapi malah bisa jadi awal dari banyak masalah baru—dari putus sekolah, kekerasan rumah tangga, sampai kemiskinan turun-temurun.

Yuk, bareng-bareng jaga masa depan generasi muda dengan edukasi dan tindakan nyata, bukan cuma nonton dan komentar di medsos. (*)




Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih