banner-sidebar
Bisnis

Pengusaha Bumiputera Harus Bangkit, Ini Seruan Asprindo

Avatar
834
×

Pengusaha Bumiputera Harus Bangkit, Ini Seruan Asprindo

Share this article
Pengusaha Bumiputera Harus Bangkit, Ini Seruan Asprindo
Ilustrasi Bisnis. Ft by Ist

Kaltimdaily.com, Bisnis – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (Asprindo), Jose Rizal, angkat bicara soal masa depan pengusaha lokal yang makin terdesak di tengah dominasi pemodal besar dan asing. Di acara pelantikan pengurus DPW Asprindo Sulawesi Tengah, Jose blak-blakan bilang kalau lima tahun ke depan bakal jadi masa krusial buat pengusaha Bumiputera.

“Kalau sekarang gak ambil langkah, lima tahun lagi mungkin udah gak punya tempat di tanah sendiri,” tegas Jose, Minggu (29/6/2025). Dia menyayangkan banyaknya kekayaan alam seperti nikel, tembaga, emas, sampai bauksit yang dikelola pengusaha luar, sementara warga lokal cuma bisa nonton.

Menurut Jose, pengusaha pribumi harus gercep menangkap peluang. Tapi, dia juga ngaku kalau butuh keberpihakan dari pemerintah. “Kita gak bisa ‘head to head’ sama konglomerat atau investor asing kalau gak ada dukungan politik. Harus ada kebijakan yang kasih ruang buat pengusaha lokal berkembang,” ujarnya.

Makanya, di momen pelantikan DPW Asprindo Sulawesi Tengah, Jose juga melantik Shisy Usharnaningsih sebagai ketua DPW untuk periode 2025–2030. Dalam kesempatan itu, dia juga sempat hadir di Sulawesi Selatan, dan menegaskan bahwa pengusaha daerah seperti Sulsel punya potensi luar biasa — dari SDM hingga peluang ekonomi.

Jose juga menyebut pengusaha pribumi harus solid dan gak bisa jalan sendiri-sendiri. “Kalau gak bersatu, kita bakal terus jadi pemain kecil yang gak dianggap. Bahkan bisa-bisa cuma jadi penumpang di negeri sendiri,” katanya dalam pelantikan DPW Asprindo Sulsel di Makassar.

Ketua Dewan Pembina Asprindo, Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi, juga menambahkan bahwa Jose Rizal adalah sosok yang patut dicontoh. “Ketum ini gak pernah lelah rangkul jejaring dan bangun kolaborasi buat perkuat posisi pengusaha Bumiputera. Ini harus ditiru DPW-DPW lain,” ujar Fachrul.

Momentum kebangkitan pengusaha lokal ini gak boleh disia-siakan. Daerah-daerah yang kaya sumber daya seperti Sulsel dan Sulteng harus jadi ujung tombak gerakan ekonomi berbasis kearifan lokal. Pemerintah, organisasi bisnis, dan masyarakat harus jalan bareng agar ekonomi Indonesia lebih adil dan merata.

Kalau pengusaha lokal bisa berdiri sejajar, bukan cuma peluang ekonomi yang terbuka, tapi juga kedaulatan ekonomi bangsa bisa dijaga. Asprindo jadi tumpuan harapan untuk wujudkan ekosistem bisnis yang berpihak pada rakyat sendiri. Yuk, pengusaha pribumi — saatnya unjuk gigi dan buktiin kita bisa! (*)




Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih