Nasional

Pemulihan Kelistrikan Pasca-Bencana: Bahlil Lahadalia Jelaskan Kendala yang Dihadapi

Avatar
1204
Bahlil. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Nasional – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa pemulihan sektor kelistrikan pasca-bencana di Indonesia menghadapi berbagai kendala besar.

Kerusakan infrastruktur yang meluas dan terbatasnya akses ke wilayah terdampak menyebabkan proses pemulihan berjalan lambat. Saat ini, masih ada ratusan ribu pelanggan listrik yang belum bisa menikmati pasokan yang stabil.

Menurut laporan Tim ESDM Siaga Bencana, sekitar 1,7 juta pelanggan listrik terdampak bencana di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, sekitar 198.296 pelanggan masih mengalami pemadaman listrik, sementara sisanya sudah berhasil mendapatkan pasokan kembali. Bahlil mengungkapkan bahwa tantangan terbesar dalam pemulihan kelistrikan terletak pada wilayah dengan akses yang sulit dan kerusakan infrastruktur yang parah.

Di Aceh, misalnya, total kapasitas pembangkit listrik di Banda Aceh mencapai 110 Mega Watt (MW), dengan beban rata-rata mencapai 66 MW. Namun, sebagian besar pasokan listrik masih mengandalkan generator set (genset) untuk mendukung kelistrikan sementara waktu.

Meskipun jaringan induk di Aceh sudah terpasang sekitar 80–90 persen, Bahlil memperkirakan pemulihan total pasokan listrik akan tercapai dalam beberapa minggu mendatang. Jika proses ini berhasil, pasokan listrik dari pembangkit Arun dan Bireuen akan kembali normal.

Namun, meskipun sambungan transmisi antar pulau di Sumatra sudah terhubung, masalah utama yang masih dihadapi adalah distribusi listrik ke desa-desa. Kerusakan pada jaringan distribusi di daerah-daerah tersebut menjadi hambatan besar dalam proses pemulihan.

Bahlil menegaskan bahwa upaya untuk mempercepat pemulihan tidak dapat dilakukan dengan mengabaikan keselamatan. Banyak jalan yang rusak, tiang listrik roboh, dan beberapa desa masih terendam banjir. Pemaksaan untuk mengalirkan listrik ke daerah yang masih tergenang air dapat menimbulkan risiko kecelakaan, sehingga hal ini harus dihindari demi keselamatan masyarakat.

Proses pemulihan kelistrikan pasca-bencana ini terus berjalan dengan mempertimbangkan berbagai tantangan yang ada, tetapi keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap langkah yang diambil. Bahlil juga mengingatkan bahwa pemerintah akan terus bekerja keras untuk mengatasi kendala-kendala tersebut, sambil memastikan bahwa standar keselamatan tetap terjaga.

Pemerintah akan terus memantau dan mempercepat upaya pemulihan, mengingat pentingnya pasokan listrik bagi kehidupan sehari-hari masyarakat. Dalam beberapa minggu mendatang, diharapkan pasokan listrik di wilayah yang terdampak dapat kembali normal, memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi warga yang telah lama menantikan pemulihan infrastruktur pasca-bencana. (*)

Udah tau belum? Kaltimdaily.com juga ada di Google News lhooo..

Site Info Site Info
Exit mobile version