Kaltim

Pemprov Kaltim Fokus Pembentukan SPPG untuk Penuhi Gizi Anak

Avatar
1323
Ilustrasi SPPG. Ft by Ist

Kaltim Bakal Bangun 367 SPPG Buat Gizi Anak Terpenuhi!

Kaltimdaily.com, Kaltim – Pemprov Kaltim lagi ngegas buat membentuk 367 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 10 kabupaten/kota. Tujuannya?

Supaya makanan bergizi bisa sampai ke anak-anak sekolah, kelompok rentan, dan daerah-daerah yang susah dijangkau. Dengan gini, harapannya program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bisa makin meluas dan tepat sasaran.

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, bilang kalau 367 SPPG itu angka ideal biar gizi bisa merata di seluruh wilayah. Menurutnya, daerah punya peran penting biar target ini bisa tercapai. “Kami butuh 367 SPPG dan siap mendukung. Harapannya, ini bisa cepat terlaksana,” katanya di Samarinda, Sabtu (16/8).

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menargetkan pembentukan 367 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertujuan untuk memperluas jangkauan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sepuluh kabupaten/kota. Program ini diharapkan dapat menjangkau anak-anak sekolah, kelompok rentan, hingga masyarakat di daerah terpencil di seluruh Kaltim.

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, menjelaskan bahwa 367 SPPG ini merupakan angka yang ideal untuk pemerataan pelayanan gizi di wilayahnya. Ia menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam percepatan pencapaian target tersebut. “Kami membutuhkan 367 SPPG, dan kami akan mendukungnya secepatnya. Kami berharap ini bisa membantu mewujudkan target tersebut,” ujar Rudy Mas’ud di Samarinda, Sabtu (16/8).

Sebagai langkah strategis, Pemprov Kaltim mewajibkan setiap kabupaten dan kota untuk membentuk minimal tiga unit SPPG. Jumlah ini belum termasuk unit yang dibangun melalui kemitraan dengan pihak swasta. Dengan adanya skema kemitraan, target 367 unit SPPG diyakini dapat tercapai. “Setiap kabupaten dan kota wajib membangun setidaknya tiga unit SPPG, di luar unit yang dibangun melalui kerja sama dengan pihak swasta. Kalau ini dijalankan, target 367 unit SPPG akan tercapai,” tegas Rudy.

Namun, keberadaan SPPG tidak hanya ditujukan untuk distribusi makanan bergizi saja. Rudy juga menekankan pentingnya SPPG sebagai pusat edukasi mengenai pola makan sehat. Ia berharap program ini dapat mengurangi angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Kaltim.

Pemprov Kaltim juga berkomitmen mendukung keberhasilan program ini dengan menyediakan anggaran, pelatihan untuk tenaga pelaksana, serta koordinasi lintas sektor. “Target kami adalah memastikan pelayanan gizi merata, masyarakat sehat, anak-anak cerdas, dan angka stunting menurun secara signifikan,” kata Rudy dengan tegas.

Lebih dari itu, program MBG dan pembentukan SPPG ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Kaltim. Program ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola makan yang bergizi seimbang.

Dengan target 367 SPPG, Pemprov Kaltim menunjukkan keseriusannya dalam membangun masa depan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi. Pembentukan SPPG menjadi pondasi untuk pemerataan gizi yang berkelanjutan, yang pada akhirnya akan berdampak pada pembangunan manusia yang lebih berkualitas.

Selain itu, program ini membuka peluang besar untuk meningkatkan ekonomi lokal dan mempererat kerja sama antara pemerintah, masyarakat, serta sektor swasta. (*)

Udah tau belum? Kaltimdaily.com juga ada di Google News lhooo..

Site Info Site Info
Exit mobile version