Kaltimdaily.com, Berau – Suasana Pasar Sanggam Adji Dilayas (PSAD), Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, mendadak gempar pada Kamis (18/12/2025) pagi. Seorang pedagang lansia ditemukan meninggal dunia di dalam toilet umum yang berada di area pasar subuh tersebut, sehingga mengundang perhatian pedagang dan pengunjung.
Kapolsek Teluk Bayur, AKP Budi Witikno, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa korban berusia sekitar 72 tahun dan merupakan pedagang tetap yang sehari-hari berjualan di Pasar Adji Dilayas Berau. Keberadaan korban di pasar sudah dikenal luas oleh sesama pedagang.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh seorang marbot masjid di sekitar kawasan pasar. Saat hendak menggunakan toilet, marbot mendapati pintu terkunci dari dalam. Setelah beberapa kali dipanggil tanpa respons, kecurigaan muncul karena korban diketahui masuk ke toilet sebelumnya namun tidak kunjung keluar.
Merasa khawatir, marbot kemudian membuka pintu toilet secara paksa dan mendapati korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Kejadian tersebut segera dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.
AKP Budi menjelaskan, hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban diperkirakan meninggal sekitar satu jam sebelum ditemukan. Informasi tersebut diperkuat oleh keterangan istri korban yang menyebut suaminya sempat ke toilet dan tidak kembali dalam waktu lama.
Petugas kepolisian kemudian mengevakuasi jenazah ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan medis. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau luka mencurigakan pada tubuh korban.
“Korban diketahui memiliki riwayat penyakit. Pemeriksaan awal juga tidak menemukan adanya indikasi kekerasan, sehingga kuat dugaan korban meninggal karena faktor kesehatan,” ujar Kapolsek Teluk Bayur.
Kabar duka ini menyisakan kesedihan mendalam bagi para pedagang dan warga sekitar Pasar Adji Dilayas Berau. Sejumlah pedagang menyebut almarhum dikenal ramah, tekun, dan konsisten berjualan setiap pagi di pasar subuh tersebut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian korban. Jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat, sementara situasi di pasar kembali kondusif setelah proses evakuasi selesai. (*)











