Bontang

Operasi Zebra Mahakam 2025 Dimulai, Polres Bontang Prioritaskan 8 Pelanggaran Lalu Lintas

Avatar
1094
Operasi Zebra Mahakam. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Bontang – Kepolisian Resor Bontang resmi memulai pelaksanaan Operasi Zebra Mahakam 2025 pada Senin, 17 November 2025. Kegiatan tersebut dibuka melalui apel gelar pasukan sebagai bentuk kesiapan aparat dalam meningkatkan kepatuhan dan ketertiban lalu lintas di wilayah Bontang selama dua pekan ke depan.

Kasat Lantas Polres Bontang AKP Purwo Asmadi, mewakili Kapolres AKBP Widho Anriano, menyampaikan bahwa operasi tahun ini menitikberatkan penindakan terhadap delapan kategori pelanggaran yang dinilai paling berpotensi menimbulkan kecelakaan dan mengganggu kelancaran jalan raya. Ia menegaskan penindakan dilakukan langsung di lokasi ketika pelanggaran ditemukan.

Delapan jenis pelanggaran yang menjadi prioritas meliputi pengemudi dalam pengaruh alkohol, pengendara di bawah umur, pelanggaran kecepatan melebihi 40 km/jam di jalan protokol, melawan arus, tidak mengenakan helm standar SNI, menerobos lampu merah, menggunakan ponsel saat berkendara, dan praktik balap liar di jalan umum.

Untuk memperkuat pengawasan, Satlantas Polres Bontang menyiapkan tim khusus yang akan ditempatkan di sejumlah titik strategis dengan tingkat intensitas lalu lintas yang tinggi. Selain razia manual, penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) juga dioptimalkan guna memaksimalkan proses penindakan berbasis bukti digital.

Operasi Zebra Mahakam 2025 dijadwalkan berlangsung hingga 30 November 2025. Kepolisian berharap pelaksanaan operasi dapat menekan jumlah kecelakaan dan menumbuhkan budaya tertib berkendara di tengah masyarakat Bontang. Aparat meminta dukungan publik untuk menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas (Kamseltibcarlantas) di seluruh jalan wilayah setempat.

Selain fokus penegakan hukum, pihak kepolisian juga menyiapkan agenda edukasi publik mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas, terutama bagi para pelajar dan pekerja yang setiap hari menggunakan kendaraan bermotor. Program sosialisasi akan digelar melalui sekolah, titik keramaian, serta kanal informasi resmi Polres Bontang.

Ke depan, kepolisian menegaskan komitmen memperluas jaringan kamera ETLE dan memperbarui strategi pengawasan lalu lintas agar kesadaran keselamatan di jalan dapat tumbuh secara berkelanjutan. Pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan berperan mendukung upaya ini demi mencegah terulangnya kecelakaan fatal di wilayah Bontang. (*)

Udah tau belum? Kaltimdaily.com juga ada di Google News lhooo..

Site Info Site Info
Exit mobile version