Old Trafford Panas! Man Utd vs Fiorentina Berakhir Drama Adu Penalti
Kaltimdaily.com, Bola – Old Trafford malam tadi bener-bener jadi lautan merah ketika Manchester United sukses nyabet kemenangan atas Fiorentina lewat adu penalti di ajang Snapdragon Cup 2025. Skornya 1-1 di waktu normal bikin laga makin tegang, apalagi ini jadi momen perkenalan Benjamin Sesko ke publik sebagai striker baru Setan Merah.
Sesko resmi digaet dari RB Leipzig dengan mahar yang bisa tembus £73,7 juta. Dia disapa langsung oleh ribuan fans di stadion, barengan sama dua rekrutan anyar lainnya, Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo, yang langsung masuk starting XI racikan Ruben Amorim. Suasana makin hype setelah minggu ini Man Utd juga meresmikan renovasi besar-besaran markas latihan Carrington senilai £50 juta. Tapi semua euforia itu langsung diuji ketika Simon Sohm dari Fiorentina sukses manfaatin blunder pertahanan MU buat bikin gol cepat dari skema sepak pojok.
Nggak mau malu di kandang sendiri, MU akhirnya nyamain kedudukan di pertengahan babak pertama. Umpan silang Bruno Fernandes berhasil bikin Robin Gosens ‘nyenggol’ bola ke gawang sendiri dalam kemelut. David de Gea yang malam itu dapat penghormatan spesial dari mantan klubnya sempat protes keras ke wasit. Setelah jeda, Sohm hampir bikin gol kedua, tapi sepakannya cuma nempel di mistar.
Babak kedua jadi ajang pembuktian, dengan Fernandes, Maguire, dan terutama Cunha coba cari gol penentu. Sayangnya, bek muda Ayden Heaven malah harus keluar lapangan karena cedera. Menjelang laga bubar, De Gea dapet standing ovation pas diganti, yang artinya dia nggak ikut adu penalti. Untungnya, Altay Bayindir tampil jadi pahlawan dengan menepis tendangan Fabiano Parisi, sebelum Kobbie Mainoo ngekunci kemenangan buat Setan Merah.
Meski menang, Amorim ngaku permainan timnya belum terlalu mulus dibanding saat lawan Bournemouth di laga pramusim sebelumnya. Pelatih asal Portugal itu bilang kalau duel ini justru jadi pelajaran penting.
“Kita masih agak susah di awal babak pertama dan kedua. Mereka punya mobilitas tinggi, kita telat buat pressing. Tapi setelah itu kita kontrol pertandingan. Fluiditas permainan masih kurang, tapi ini laga pemanasan yang pas buat lihat apa yang harus kita perbaiki,” ujar Amorim ke MUTV.
Amorim juga optimis duet Mbeumo dan Cunha bakal makin padu.
“Hubungan mereka di lapangan bakal spesial. Sekarang mungkin baru 50-60% kemampuan mereka. Musim ini mereka bakal jauh lebih baik,” tambahnya.
Kemenangan ini jelas jadi suntikan moral penting jelang laga perdana Premier League 2025/26 akhir pekan depan lawan Arsenal di Old Trafford. Fans pun berharap chemistry pemain baru bisa langsung nyetel, apalagi Sesko diharapkan jadi mesin gol baru.
Sementara Fiorentina, meski kalah, nunjukin kalau mereka bisa bikin repot tim besar Eropa. Permainan cepat mereka di babak awal bisa jadi modal kuat buat Serie A musim ini. Pertemuan Man Utd vs Fiorentina kali ini membuktikan bahwa pramusim bukan cuma soal uji coba, tapi juga panggung pembentukan karakter tim. (*)











