Kubar

Ketersediaan Bahan Pangan di Kutai Barat Terkendali, Pemkab Aktifkan Satgas Pengendalian Harga

Avatar
989
Pangan. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Kubar – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) menjamin ketersediaan bahan pangan untuk kebutuhan masyarakat tetap aman menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kubar, Rion, memastikan bahwa pasokan komoditas pokok seperti beras, bawang, ikan, ayam, telur, dan kebutuhan lainnya dalam kondisi stabil. Distribusi bahan pangan pun berjalan lancar, dan stok di lapangan dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Rion menambahkan, Pemkab Kubar telah mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Harga untuk memastikan harga pangan tetap terjaga. Satgas yang terdiri dari berbagai instansi, termasuk Polres Kubar, Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian, Dinas Perizinan, dan Dinas Ketahanan Pangan, secara rutin turun langsung ke lapangan untuk memantau harga dan stok pangan.

“Kami turun bersama memantau harga beras beberapa pekan lalu, dan langkah ini diharapkan dapat menekan harga sekaligus memastikan pasokan tetap terjaga,” ujar Rion di Kantor Dinas Ketahanan Pangan pada Senin (17/11/2025).

Meski stok pangan di Kubar dinilai aman, Rion mengakui bahwa Kabupaten Kutai Barat masih sangat bergantung pada pasokan dari luar daerah. Pasokan pangan seperti beras sebagian besar didatangkan dari luar, seperti Surabaya dan Parepare, sementara distribusi dari Balikpapan dan Samarinda berjalan lancar.

“Kami telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah di Sidrap, Sulawesi Selatan, serta dengan pemerintah provinsi untuk memastikan distribusi ke Kubar tidak terganggu,” jelas Rion.

Selain mengandalkan pasokan dari luar daerah, Pemkab Kubar juga aktif mendorong peningkatan produksi pangan lokal untuk meningkatkan ketahanan pangan daerah. Pemerintah Kabupaten telah memberikan arahan kepada Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, dan instansi terkait untuk memperkuat sektor produksi pangan lokal. “Meski dampaknya belum besar, tren positif mulai terlihat. Kami berharap peningkatan produksi pangan lokal ini dapat memperkuat ketahanan pangan jangka panjang di Kubar,” ujar Rion.

Dengan fokus pada produksi pangan lokal, Pemkab Kubar berharap dapat mengurangi ketergantungan pada pasokan luar daerah dan meningkatkan kemandirian pangan. Program penguatan sektor pertanian dan perikanan diharapkan mampu menghasilkan pasokan pangan yang lebih stabil dan berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan bahwa Kubar tidak hanya bergantung pada pasokan luar, tetapi bisa memenuhi kebutuhan pangan dengan potensi yang ada di daerah,” tambah Rion.

Langkah strategis ini diharapkan bisa berdampak positif pada ketahanan pangan di Kutai Barat dalam jangka panjang. “Semoga upaya ini dapat berkelanjutan dan memperkuat ketahanan pangan daerah, sehingga masyarakat tidak hanya aman dari sisi stok pangan, tetapi juga dapat mengandalkan hasil produksi lokal,” tutup Rion. Pemerintah Kabupaten Kubar berkomitmen untuk terus memperkuat sektor pertanian dan perikanan sebagai bagian dari upaya menciptakan ketahanan pangan yang lebih mandiri dan berkelanjutan. (*)

Udah tau belum? Kaltimdaily.com juga ada di Google News lhooo..

Site Info Site Info
Exit mobile version