Kaltim

Kaltim Rombak Birokrasi, 110 ASN Dilantik di Lamin Etam

Avatar
1009
Pelantikan pejabat di lingkup Pemprov Kaltim. Ft by ist

Kaltimdaily.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui rotasi dan pelantikan pejabat di berbagai level. Sebanyak 110 aparatur sipil negara (ASN) resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya dalam prosesi yang berlangsung di Pendopo Lamin Etam, Samarinda, Senin (29/6/2026).

Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Rudy Mas’ud sebagai bagian dari upaya memperkuat struktur organisasi pemerintahan di lingkungan Pemprov Kaltim. Rotasi ini mencakup sejumlah jabatan strategis mulai dari pejabat pimpinan tinggi pratama hingga jabatan fungsional.

Secara rinci, komposisi pejabat yang dilantik terdiri atas sembilan pejabat pimpinan tinggi pratama, 45 pejabat administrator, 37 pejabat pengawas, serta 19 pejabat fungsional. Langkah ini menjadi salah satu perombakan birokrasi terbesar yang dilakukan Pemprov Kaltim sepanjang 2026.

Dalam arahannya, Rudy menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari strategi penguatan organisasi. Menurutnya, mutasi tidak sekadar memindahkan pegawai dari satu posisi ke posisi lain, melainkan juga menjadi instrumen pengembangan karier dan peningkatan kompetensi ASN.

Ia menilai sistem rotasi berbasis tour of duty penting untuk memperluas pengalaman kerja aparatur sekaligus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan. Dengan pengalaman yang lebih beragam, ASN diharapkan mampu beradaptasi terhadap tantangan birokrasi yang terus berkembang.

Rudy juga mengingatkan bahwa setiap jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan integritas, tanggung jawab, dan dedikasi tinggi. Seluruh pejabat diminta mengedepankan profesionalisme dalam menjalankan tugas demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kaltim.

Menurut Rudy, seluruh proses promosi dan rotasi pejabat dilakukan berdasarkan prinsip merit system dan manajemen talenta. Pendekatan tersebut diterapkan agar penempatan ASN dilakukan secara objektif sesuai kompetensi, kinerja, potensi, dan kebutuhan organisasi.

Ia menegaskan bahwa sistem tersebut memberi ruang yang adil bagi seluruh ASN untuk berkembang. Dengan demikian, pemerintah dapat menempatkan figur terbaik pada posisi yang tepat sesuai kebutuhan pembangunan daerah.

Sejumlah nama menempati posisi strategis dalam rotasi kali ini. Di antaranya Muhammad Faisal yang dipercaya memimpin Dinas Pariwisata Kaltim, lalu Ririn Sari Dewi sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim.

Selain itu, Ahmad Jais juga mendapat amanah baru sebagai Direktur RSUD Kanujoso Djatiwibowo. Penempatan sejumlah pejabat di posisi strategis ini diharapkan mampu memperkuat kinerja perangkat daerah.

Gubernur juga memberi perhatian khusus kepada para pejabat fungsional ahli utama yang baru dilantik. Menurutnya, posisi tersebut memiliki peran penting dalam melahirkan gagasan, inovasi, serta rekomendasi strategis yang mendukung pembangunan daerah.

Khusus bagi tenaga kesehatan, terutama dokter ahli utama, Rudy menekankan pentingnya peningkatan mutu layanan kesehatan. Ia meminta pelayanan kepada masyarakat terus ditingkatkan dengan tetap mengutamakan kualitas layanan dan keselamatan pasien.

Sementara itu, jabatan fungsional lain seperti pranata komputer, arsiparis, dan pustakawan dinilai semakin penting dalam mendukung transformasi digital birokrasi. Peran mereka dinilai krusial untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang modern, efisien, dan akuntabel.

Rudy berharap seluruh pejabat yang baru dilantik mampu membangun kolaborasi yang kuat antarperangkat daerah. Sinergi yang solid dinilai menjadi kunci dalam mendorong percepatan pembangunan di Kalimantan Timur.

Ia juga menekankan bahwa reformasi birokrasi harus berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik. Pada akhirnya, seluruh kebijakan dan pembenahan organisasi harus bermuara pada kesejahteraan masyarakat Kaltim.

Rotasi besar ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemprov Kaltim tengah mempercepat penguatan birokrasi menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks, terutama di tengah posisi strategis daerah sebagai penyangga utama kawasan IKN.

Dengan birokrasi yang adaptif, profesional, dan berbasis merit, Kalimantan Timur diharapkan mampu bergerak lebih cepat dalam menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung agenda pembangunan jangka panjang menuju generasi emas Indonesia. (*)

Udah tau belum? Kaltimdaily.com juga ada di Google News lhooo..

Site Info Site Info
Exit mobile version