Kaltimdaily.com, Bola – Laga Borneo vs Arema pada pekan ke-23 BRI Super League Indonesia berlangsung sengit di Stadion Segiri, Kamis (26/2/2026) malam.
Borneo FC sukses mengamankan kemenangan 3-1 atas Arema FC setelah tampil dominan sejak babak pertama.
Tim asuhan Fabio Lefundez langsung tampil menekan sejak menit awal. Gol cepat pada menit ke-7 menjadi momentum penting yang mengarahkan jalannya pertandingan sepenuhnya ke kubu tuan rumah.
Keunggulan tersebut membuat Borneo FC bermain lebih percaya diri dalam mengontrol tempo.
Gol pembuka dalam duel Borneo vs Arema tercipta melalui Caxambu yang memanfaatkan umpan matang dari Mohammad Anez.
Keunggulan itu membuat lini permainan tuan rumah semakin solid, sementara Arema FC dipaksa bermain lebih reaktif untuk mengejar ketertinggalan.
Tekanan berlanjut pada menit ke-26 saat Juan Felipe Villa menggandakan keunggulan. Skema serangan yang rapi membuat pertahanan Arema kesulitan mengantisipasi pergerakan pemain di area sepertiga akhir.
Tak berselang lama, Villa kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-42 setelah menerima assist dari Mariano Peralta. Skor 3-0 menutup babak pertama dalam laga Borneo vs Arema tersebut.
Memasuki babak kedua, Arema FC mencoba bangkit dengan bermain lebih terbuka. Upaya itu membuahkan hasil pada menit ke-64 melalui gol Dalberto usai menerima umpan Gustavo. Gol tersebut memangkas skor menjadi 3-1 dan sempat membuka asa bagi tim tamu.
Namun hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol tercipta dalam pertandingan Borneo vs Arema. Pertahanan disiplin Borneo FC mampu meredam tekanan lanjutan Arema FC, sekaligus memastikan tiga poin tetap bertahan di Stadion Segiri.
Kemenangan ini mempertegas efektivitas Borneo FC dalam memanfaatkan peluang di babak pertama. Dalam kompetisi seketat Super League, keunggulan cepat sering kali menjadi faktor pembeda, dan hal itu berhasil dimaksimalkan secara optimal oleh Pesut Etam.
Hasil Borneo vs Arema ini juga menjadi suntikan moral penting bagi tuan rumah dalam menjaga posisi di papan klasemen.
Sementara bagi Arema FC, evaluasi di lini pertahanan menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi agar tetap kompetitif di sisa musim 2026. (*)

















