Kaltimdaily.com, Berau – Perum Bulog Cabang Berau memastikan program penyaluran beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) berjalan sesuai target. Program yang digagas pemerintah ini hadir untuk menjaga harga beras tetap terkendali di tengah tren kenaikan harga dalam beberapa bulan terakhir.
Kepala Bulog Berau, Lucky Ali Akbar, menegaskan bahwa beras SPHP menjadi instrumen penting dalam menjaga daya beli masyarakat dan menekan gejolak harga pasar. Meski harga beras belum mengalami penurunan signifikan, ia optimistis harga akan segera stabil. “Kehadiran program ini juga sangat membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar tetap bisa membeli beras dengan harga lebih terjangkau,” ujarnya.
Bulog Berau juga memperluas jangkauan distribusi beras SPHP, tidak hanya di wilayah perkotaan, tetapi hingga ke pedalaman. Untuk memastikan pasokan benar-benar sampai ke masyarakat, Bulog menggandeng TNI dan Polri. “Masyarakat tidak perlu khawatir. Ketersediaan beras SPHP akan terus dijaga, termasuk bagi warga di pelosok. Dengan dukungan aparat, distribusi bisa berjalan hingga ke daerah terpencil,” tegas Lucky.
Selain fokus distribusi, strategi penyerapan hasil panen petani juga disesuaikan. Bulog Berau kini tidak lagi membeli beras dalam jumlah besar, melainkan memberi ruang lebih luas bagi sektor swasta untuk ikut menyerap produksi lokal. Kebijakan ini diharapkan mampu memperkuat perputaran ekonomi di tingkat petani serta menciptakan ekosistem pasar beras yang lebih sehat.
Dengan langkah tersebut, Bulog Berau menegaskan komitmennya menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan pasokan beras aman di seluruh wilayah, termasuk daerah pelosok. Program SPHP diharapkan terus berlanjut sebagai solusi konkret pemerintah dalam melindungi masyarakat dari fluktuasi harga pangan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Ke depan, Bulog Berau menargetkan peningkatan efektivitas distribusi dengan memanfaatkan teknologi digital dalam pendataan dan pemantauan stok beras. Langkah ini diyakini mampu mempercepat proses distribusi dan meningkatkan transparansi.
Masyarakat Berau pun diharapkan terus mendukung program SPHP dengan bijak memanfaatkan ketersediaan beras murah tersebut. Dengan sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, stabilitas harga pangan dapat lebih terjaga dan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. (*)











