Kubar

Harga Beras Kubar Tembus Rp100 Ribu, Warga & Warung Makan Kena Imbas

Avatar
1243

Harga Beras Kubar Gila-Gilaan, Warung Makan Sampai Naikkan Harga Menu

Kaltimdaily.com, Kubar – Harga beras di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) lagi bikin pusing warga. Pasalnya, harga beras kualitas medium udah hampir nyentuh Rp100 ribu per 5 kilogram. Kondisi ini bikin masyarakat makin resah, bahkan keluhan mereka sampai disuarakan lewat siaran RRI Sendawar.

Bukan cuma rumah tangga yang kesulitan, para pelaku usaha kuliner dan warung makan di Kubar juga kena getahnya. Mereka dihadapkan pada dilema: antara tetap jaga loyalitas pelanggan atau terpaksa menaikkan harga menu. Salah satunya dialami Rukayah, pemilik warung makan di Kubar.

“Beras ini sudah tidak masuk akal naiknya. Kami usaha warung untungnya sedikit. Kalau makanan tidak habis, basi, pasti rugi. Mau menaikkan harga sungkan, tapi mau tidak mau naik sedikit. Kami jelaskan pelan-pelan ke pelanggan,” curhat Rukayah, Selasa (26/8/2025).

Dulu, seporsi nasi lauk plus sayur di warung Rukayah bisa dibeli dengan Rp25 ribu. Tapi sekarang, ia terpaksa naikin harga jadi Rp30 ribu sampai Rp35 ribu per porsi, tergantung lauk yang dipilih. Menu dengan ayam bakar atau daging otomatis lebih mahal karena bahan pokok naiknya ikut-ikutan gila.

Situasi ini jelas bikin masyarakat makin tertekan, apalagi buat kalangan menengah ke bawah yang tiap hari bergantung sama warung makan. Kalau lonjakan harga beras di Kubar nggak segera dikendalikan, bisa-bisa daya beli masyarakat makin anjlok.

Para pelaku usaha di Kubar berharap pemerintah segera turun tangan biar harga beras bisa stabil lagi. Soalnya, kalau dibiarkan berlarut-larut, dampaknya nggak cuma ke rumah tangga, tapi juga ke ketahanan pangan dan keberlangsungan usaha kecil.

Naiknya harga beras di Kubar ini jadi alarm serius buat semua pihak. Kalau pemerintah nggak cepat kasih solusi, bukan nggak mungkin usaha kecil gulung tikar satu per satu. Padahal, warung makan dan pedagang kecil adalah penopang utama kebutuhan harian masyarakat.

Warga Kubar berharap adanya kebijakan konkrit seperti operasi pasar, subsidi beras, atau distribusi yang lebih merata. Dengan begitu, beban masyarakat bisa berkurang, usaha kuliner tetap bertahan, dan ketahanan pangan di Kubar bisa lebih aman ke depannya. (*)

Udah tau belum? Kaltimdaily.com juga ada di Google News lhooo..

Site Info Site Info
Exit mobile version