Kaltimdaily.com, Berau – Wakil Bupati Berau, Gamalis, memimpin kegiatan aksi bersih pantai di kawasan Gusung Sanggalau, Kepulauan Derawan, pada Rabu (10/9) sore. Aksi peduli lingkungan ini melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pulau Derawan, Ketua TP PKK Berau Sri Aslinda Gamalis, serta partisipasi aktif masyarakat sekitar.
Kegiatan dimulai dengan pengarahan dari Wakil Bupati, dilanjutkan dengan pembersihan tumpukan sampah plastik yang mencemari garis pantai. Sementara itu, sampah alami seperti batang kayu dan daun nipah tetap dibiarkan karena berfungsi mencegah abrasi sesuai arahan pemerintah kampung.
Dalam kesempatan tersebut, Gamalis mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan pantai dari ancaman pencemaran plastik. “Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan melestarikan pantai ini?” ujarnya. Ia menegaskan bahwa kegiatan bersih pantai tidak seharusnya berhenti pada momen seremonial, melainkan harus menjadi rutinitas bersama yang dilakukan secara berkelanjutan.
Gamalis juga menekankan pentingnya membangun kesadaran lingkungan sejak dari lingkup terkecil, yaitu keluarga. Ia mencontohkan penerapan kebiasaan memilah sampah rumah tangga serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. “Kita harus mulai dari diri sendiri, dari kebiasaan kecil sehari-hari. Dengan begitu, kesadaran menjaga lingkungan bisa menjadi budaya,” tambahnya.
Selain itu, ia menilai perlunya dukungan fasilitas memadai, seperti ketersediaan tempat sampah yang mencukupi, agar masyarakat lebih mudah mengelola limbah rumah tangga. Menurutnya, langkah sederhana tersebut mampu memberikan dampak besar terhadap keberlangsungan lingkungan di wilayah pesisir.
Kegiatan bersih pantai ini juga menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat setempat. Gamalis menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan kunci penting dalam menjaga ekosistem pesisir agar tetap lestari, sehat, dan nyaman untuk generasi mendatang.
Lebih lanjut, ia menyoroti peran penting kebersihan lingkungan terhadap sektor pariwisata di Pulau Derawan. Menurutnya, daya tarik wisata Bahari Berau tidak hanya bergantung pada keindahan alam, tetapi juga pada komitmen menjaga kebersihan pantai. “Pariwisata akan sulit berkembang jika lingkungan kita tercemar. Karena itu, kita harus berkomitmen bersama menjaga pantai tetap bersih dan indah,” ungkapnya.
Dengan adanya aksi nyata ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat dalam menjaga lingkungan pesisir sekaligus mendukung keberlanjutan sektor pariwisata di Kabupaten Berau. Pemerintah daerah berkomitmen melanjutkan program serupa secara berkala agar dampaknya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Sebagai tambahan, kegiatan semacam ini juga dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain, termasuk Bontang, untuk terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, komunitas, dan warga diyakini mampu menghadirkan lingkungan yang lebih bersih dan berdaya saing, terutama dalam mendukung potensi wisata bahari yang dimiliki daerah.
Ke depan, kesadaran kolektif yang tumbuh melalui aksi nyata ini diharapkan tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga pada pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan lingkungan yang terjaga, sektor pariwisata dapat berkembang pesat, menciptakan lapangan kerja baru, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Berau maupun daerah sekitarnya. (*)











