Kaltimdaily.com, Samarinda – Persaingan papan atas BRI Super League 2025/2026 semakin memanas usai rampungnya pekan ke-31. Sejumlah laga krusial yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan dan Stadion Segiri memberikan dampak signifikan terhadap posisi klasemen sementara, khususnya dalam perburuan gelar juara.
Bermain di kandang sendiri, Borneo FC tampil solid saat menghadapi Persita Tangerang. Tim berjuluk Pesut Etam tersebut berhasil mengamankan kemenangan 2-0. Gol pembuka dicetak Mariano Peralta menjelang turun minum, sementara gol penutup lahir di akhir pertandingan melalui Muhammad Sihran.
Kemenangan ini membuat Borneo FC mengoleksi 72 poin dari 31 pertandingan, menyamai perolehan Persib Bandung yang masih berada di puncak klasemen. Meski demikian, Persib tetap unggul berkat rekor pertemuan langsung yang lebih baik.
Dengan hanya tiga pertandingan tersisa, peluang juara bagi Borneo FC dan Persib Bandung masih terbuka lebar. Namun, margin kesalahan menjadi sangat tipis, di mana hasil imbang atau kekalahan dapat langsung memengaruhi posisi akhir klasemen.
Di laga lainnya, Persib Bandung berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas PSIM Yogyakarta. Gol cepat di awal pertandingan menjadi penentu, sekaligus menjaga konsistensi performa tim dalam perburuan gelar.
Sementara itu, pertandingan di Bangkalan mempertemukan Madura United dengan Bali United. Tuan rumah sukses meraih kemenangan 2-0 melalui gol cepat di awal laga serta tambahan gol dari titik penalti.
Hasil tersebut membawa Madura United naik ke peringkat 14 dengan koleksi 32 poin. Posisi ini relatif aman setelah pesaing terdekat seperti Persijap Jepara dan Persis Solo gagal meraih poin penuh pada pekan yang sama.
Memasuki fase akhir musim, dinamika klasemen semakin dinamis. Persaingan tidak hanya terjadi di papan atas dalam perebutan gelar, tetapi juga di zona bawah yang masih dihuni sejumlah tim yang berupaya menghindari degradasi.
Borneo FC kini berada dalam momentum positif setelah kemenangan penting di kandang. Konsistensi performa akan menjadi kunci utama jika ingin terus menekan Persib hingga pekan terakhir.
Selain itu, dukungan suporter di Samarinda diprediksi menjadi faktor krusial dalam menjaga mental bertanding para pemain. Atmosfer kandang diyakini mampu memberikan dorongan tambahan dalam laga-laga penentuan.
Dengan persaingan yang semakin ketat, Borneo FC dituntut untuk tampil tanpa celah di sisa pertandingan. Setiap poin menjadi sangat berharga dalam menentukan siapa yang berhak mengangkat trofi juara musim ini. (*)















