Samarinda

10 Insinerator Siap Beroperasi di Samarinda, Kurangi Sampah Secara Efektif

Avatar
1347
Insinerator. Ft by Ist

Kaltimdaily.com, Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda terus berkomitmen dalam mengatasi permasalahan sampah dengan membangun 10 unit insinerator di berbagai titik di kota. Langkah ini diambil sebagai solusi sementara sebelum realisasi penuh dari proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

Suwarso, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda, menjelaskan bahwa sebagian besar insinerator yang direncanakan sudah hampir selesai dibangun. “PLTSa memerlukan waktu lebih lama karena harus melalui proses Amdal dan pembangunan yang besar. Sementara itu, insinerator ini menjadi solusi cepat untuk mengurangi sampah,” ujarnya.

Dari 10 titik yang direncanakan, sembilan insinerator sudah siap digunakan, sementara satu titik lainnya masih menunggu penyesuaian lokasi karena jaraknya yang terlalu dekat dengan sekolah. Teknologi yang digunakan pada insinerator ini sudah memenuhi standar emisi modern, dengan sistem penyaringan yang memastikan bahwa asap hasil pembakaran tidak mencemari udara. “Produk dari insinerator tidak dibuang ke udara,” tegas Suwarso.

Selain itu, DLH juga memastikan adanya pembangunan empat bak penampungan limbah cair untuk mengelola sisa hasil pembakaran dengan baik. Semua pembangunan ini diawasi secara ketat untuk memastikan tidak ada pencemaran lingkungan. DLH bekerja sama dengan Komisi III DPRD Samarinda untuk melakukan uji kelayakan serta sertifikasi sesuai dengan standar yang berlaku.

Insinerator ini diharapkan dapat mengurangi volume sampah yang ada, sekaligus menjadi langkah awal menuju pengelolaan energi yang lebih ramah lingkungan di masa depan. Program ini dijadwalkan akan mulai beroperasi pada Desember 2025 dan diharapkan dapat menjadi terobosan nyata bagi kebersihan dan keindahan Kota Samarinda.

Pemerintah Kota Samarinda berharap masyarakat dapat mendukung penuh program ini, sehingga kota ini dapat menjadi lebih bersih dan sehat. Langkah ini juga diharapkan dapat mengurangi beban pengelolaan sampah secara konvensional dan menjadi model bagi kota-kota lain di Indonesia dalam upaya mewujudkan sustainability dan pengelolaan energi bersih yang lebih efisien. (*)

Udah tau belum? Kaltimdaily.com juga ada di Google News lhooo..

Site Info Site Info
Exit mobile version