BisnisInternasional

Senat AS Konfirmasi Stephen Miran Jelang Rapat Penting The Fed

Avatar
1233
Stephen Miran. Ft by Ist

Kaltimdaily.com, International – Senat Amerika Serikat secara resmi mengonfirmasi Stephen Miran sebagai anggota baru Dewan Federal Reserve (The Fed) pada Senin malam (15/9/2025). Miran ditunjuk oleh Presiden Donald Trump untuk menggantikan Adriana Kugler yang mengundurkan diri pada Agustus lalu.

Ia akan melanjutkan sisa masa jabatan hingga 31 Januari 2026. Konfirmasi ini berlangsung hanya sehari sebelum rapat penting The Fed di Washington D.C., yang diperkirakan akan menghasilkan keputusan pemangkasan suku bunga pertama sejak Desember 2024.

Dalam pernyataannya yang dikutip CNBC, Stephen Miran menyebut dirinya akan mengambil cuti tanpa gaji dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Penasihat Ekonomi Gedung Putih. Meski demikian, status rangkap tersebut menimbulkan kritik tajam karena dinilai berpotensi mengganggu independensi The Fed. Senator Demokrat Elizabeth Warren bahkan menegaskan, “Kehadiran seseorang yang sekaligus menjadi kepala ekonom Presiden dan Gubernur The Fed yang seharusnya independen, meskipun hanya sehari, sudah terlalu lama.”

Pada rapat terakhir Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), mayoritas anggota dengan perbandingan 9-2 memilih mempertahankan suku bunga. Kehadiran Stephen Miran diperkirakan tidak akan mengubah peta suara secara signifikan, namun dianggap memberi dimensi politik baru di tengah desakan Presiden Trump agar The Fed segera menurunkan suku bunga. Ketua The Fed Jerome Powell menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tunduk pada intervensi politik, meski ia mengakui adanya ketidakpastian ekonomi akibat kebijakan tarif perdagangan yang bisa memengaruhi arah kebijakan moneter.

Kontroversi kian memanas lantaran Trump juga tengah berupaya memberhentikan Gubernur The Fed Lisa Cook dengan tuduhan penipuan hipotek. Cook, yang dikenal sebagai perempuan kulit hitam pertama yang menjabat di posisi tersebut, menolak tuduhan tersebut dan melakukan perlawanan hukum. Upaya pemecatan sempat diblokir hakim, tetapi Gedung Putih kini mengajukan banding agar pemecatan dapat berlaku sebelum rapat The Fed berlangsung.

Masuknya Stephen Miran ke kursi Dewan The Fed semakin mempertegas adanya dinamika politik yang menyertai arah kebijakan moneter Amerika Serikat. Situasi ini dipandang bukan hanya akan menentukan kebijakan suku bunga, melainkan juga menguji sejauh mana independensi bank sentral tetap terjaga di tengah tekanan politik.

Dengan kondisi tersebut, banyak pihak menilai rapat The Fed kali ini akan menjadi momen krusial dalam menentukan stabilitas ekonomi AS. Keputusan yang dihasilkan tidak hanya berdampak domestik, tetapi juga akan memengaruhi arah ekonomi global yang bergantung pada kebijakan moneter Amerika Serikat.

Ke depan, konsistensi Stephen Miran dalam menjaga independensi The Fed akan menjadi sorotan utama. Bagaimana ia menyeimbangkan perannya di tengah tekanan politik Gedung Putih sekaligus menjaga kredibilitas bank sentral akan menentukan reputasinya, serta masa depan kebijakan moneter Amerika Serikat. (*)

Udah tau belum? Kaltimdaily.com juga ada di Google News lhooo..

Site Info Site Info
Exit mobile version