Bontang

Program KBP Dihentikan, Pemkot Bontang Fokus Bantuan Pendidikan Lebih Efektif

Avatar
1012
Kartu Indonesia Pintar. ft by ist

Kaltimdaily.com, Bontang – Pemerintah Kota Bontang resmi menghentikan pelaksanaan program Kartu Bontang Pintar (KBP) setelah melalui proses evaluasi menyeluruh. Kebijakan ini diambil guna menghindari potensi tumpang tindih anggaran dengan program bantuan pendidikan lain yang telah lebih dulu berjalan.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menjelaskan bahwa regulasi tidak memperkenankan pembiayaan dua program dengan fungsi yang serupa dalam satu waktu. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan inefisiensi penggunaan anggaran daerah karena satu kebutuhan dibiayai melalui skema berbeda.

Program KBP sebelumnya dirancang sebagai bantuan tunai bagi pelajar di Bontang untuk mendukung kebutuhan pendidikan. Namun, hasil evaluasi menunjukkan bahwa manfaat program tersebut memiliki kesamaan dengan bantuan perlengkapan sekolah yang saat ini sudah berjalan.

Pemkot Bontang diketahui telah menjalankan program distribusi perlengkapan sekolah berupa seragam, sepatu, dan tas secara gratis kepada siswa. Bantuan tersebut dinilai lebih tepat sasaran karena langsung memenuhi kebutuhan dasar peserta didik dalam kegiatan belajar sehari-hari.

Dari sisi nilai bantuan, Pemkot Bontang juga menilai program yang berjalan saat ini memberikan manfaat lebih besar dibandingkan skema bantuan lain. Jika dibandingkan dengan bantuan dari pemerintah pusat seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP), nilai bantuan dari daerah dinilai lebih tinggi.

Pemerintah menyebutkan bahwa bantuan dari pusat untuk paket seragam berkisar Rp350 ribu per tahun, sementara bantuan yang diberikan oleh Pemkot Bontang dapat mencapai sekitar Rp1 juta per siswa. Hal ini menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan efektivitas program.

Dengan keputusan ini, Pemkot Bontang menegaskan komitmennya untuk menjaga efisiensi anggaran sekaligus memastikan bantuan pendidikan tetap tepat sasaran. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya optimalisasi penggunaan keuangan daerah di tengah keterbatasan fiskal.

Meski KBP tidak dilanjutkan, Pemerintah Kota Bontang memastikan dukungan terhadap sektor pendidikan tetap menjadi prioritas. Program bantuan yang dinilai lebih efektif akan terus diperkuat agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ke depan, Pemkot Bontang berencana melakukan evaluasi berkala terhadap seluruh program bantuan pendidikan. Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap kebijakan yang dijalankan benar-benar memberikan dampak maksimal bagi peningkatan kualitas pendidikan di daerah.

Selain itu, pemerintah juga mendorong sinergi dengan berbagai pihak, termasuk sekolah dan orang tua siswa, agar distribusi bantuan dapat berjalan lebih tepat sasaran dan transparan.

Dengan pendekatan yang lebih terarah, Bontang diharapkan mampu menghadirkan sistem bantuan pendidikan yang berkelanjutan, efisien, dan mampu menjawab kebutuhan nyata para pelajar di daerah tersebut. (*)

Udah tau belum? Kaltimdaily.com juga ada di Google News lhooo..

Site Info Site Info
Exit mobile version