Kaltimdaily.com, Entertain – Eh, udah denger belum kabar panas tentang Ahmad Sahroni? Politikus NasDem ini lagi heboh banget gara-gara mutasi jabatan, ucapan “orang tolol”, dan rumahnya sampai dijarah massa! Dari yang biasanya kita liat di DPR, tiba-tiba situasinya jadi makin dramatis dan banyak yang kepo siapa sih sebenarnya sosok “Crazy Rich Tanjung Priok” ini.
Biodata Singkat Ahmad Sahroni
- Nama lengkap: Ahmad Sahroni
- Lahir: 8 Agustus 1977, Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara
- Agama: Islam
Keluarga & Pendidikan Ahmad Sahroni
- Ibu: Hernawati Peggy, Penjual nasi padang asal Minangkabau; Sahroni tumbuh di lingkungan sederhana, membantu ekonomi keluarga sejak kecil
- Pendidikan: SD Kebon Bawang 05 Pagi → SMP Yappenda Jakarta Utara → SMA Negeri 114 Jakarta Utara. Lanjut kuliah Manajemen di STIE Pelita Bangsa; magister Komunikasi di STIKOM InterStudi; doktor Ilmu Hukum di Universitas Borobudur (baru kelar)
Karier Politik & Bisnis Ahmad Sahroni
- Dia mulai terjun ke dunia politik lewat Partai NasDem sejak 2013; jadi anggota DPR RI sejak Pemilu 2014 mewakili Dapil Jakarta III
- Dulu kerja keras dari bawah: pernah jadi sopir, tukang semir sepatu, kerja operasional perusahaan, sampai akhirnya bisa pegang jabatan besar & punya koleksi aset fantastis (“Crazy Rich Tanjung Priok”)
Viral & Kontroversi Terbaru Ahmad Sahroni
- Sahroni sempat jadi Wakil Ketua Komisi III DPR RI, tapi dikomplenisikan mutasinya ke Komisi I karena ucapannya soal “orang tolol” terhadap warga yang minta bubarin DPR. Ucapannya ini bikin publik marah & jadi viral.
- Rumahnya di Tanjung Priok dijarah massa menyusul kontroversi tersebut. Barang-barang pribadi, furnitur sampai barang besar diangkut massa dalam aksi tersebut. Ini makin bikin namanya jadi topik hangat.
Gak bisa dipungkiri, Ahmad Sahroni sekarang bukan cuma politisi biasa — dia jadi simbol kontroversi + privilese yang di satu sisi bikin orang penasaran. Dari rumah dijarah sampai kecaman publik, ia mesti kerja keras lagi nyelesein crisis image-nya.
Tapi siapa tau juga, situasi ini bisa jadi peluang: kalau dia bisa respon kritik dengan bijak, bersih-bersih pernyataan publik, dan buktiin kalau kerja kerasnya bukan cuma pakaian mahal & aset mewah, nama Ahmad Sahroni bisa balik ke posisi dihormati. Karena di jagat politik, bukan cuma siapa kamu, tapi gimana kamu bangkit setelah turun turun daratan isu viral. (*)











