Kaltimdaily.com, Bontang – Kota Bontang resmi menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) 2025, yang diikuti oleh 260 jurnalis dari seluruh Kalimantan Timur. Acara tersebut digelar pada Kamis malam, 16 Oktober 2025, di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Balikpapan.
Porwada tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat solidaritas dan menumbuhkan semangat regenerasi di kalangan wartawan muda.
Ketua PWI Kalimantan Timur, Abdurahman, menekankan bahwa Porwada merupakan lebih dari sekadar ajang olahraga. Menurutnya, acara ini juga menjadi ruang untuk kaderisasi dan membentuk generasi muda wartawan yang kreatif dan solid.
“Porwada menguji bukan hanya fisik, tetapi juga solidaritas, kreativitas, dan semangat kebersamaan,” ungkap Abdurahman. Tahun ini, Porwada menjadi istimewa karena untuk pertama kalinya diadakan di luar Samarinda, dengan Bontang dipercaya menjadi tuan rumah. Sebanyak sembilan cabang olahraga dipertandingkan, dengan total 167 medali dan piala bergilir dari Pupuk Kaltim.
Suriadi Said, Ketua PWI Bontang, mengungkapkan bahwa Porwada 2025 juga bertepatan dengan perayaan HUT ke-47 Pupuk Kaltim, yang menjadi sponsor utama acara.
“Porwada ini seperti lebarannya wartawan, tempat bertemu, berbagi, dan mempererat persaudaraan antarjurnalis di Kaltim,” katanya. Semangat kebersamaan peserta sangat terasa sejak pembukaan, menunjukkan antusiasme yang tinggi meskipun dunia jurnalistik terus berkembang.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyambut baik penyelenggaraan Porwada di kota ini. Ia menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting untuk memperkenalkan kemajuan dan program pembangunan Bontang kepada wartawan.
“Dengan tema ‘Solidaritas, Sportivitas, dan Regenerasi Pers Kaltim’, kami berharap Porwada 2025 bisa menjadi tradisi positif yang terus berlanjut,” katanya. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat profesionalisme dan kebersamaan wartawan di Kalimantan Timur.
Porwada 2025 di Bontang menjadi bukti bahwa solidaritas dan sportivitas di dunia jurnalistik dapat terus berkembang, sekaligus memperkenalkan berbagai aspek positif dari kota Bontang kepada masyarakat luas. Sebagai tuan rumah, Bontang membuktikan bahwa kota ini tidak hanya kaya akan potensi sumber daya alam, tetapi juga memiliki semangat persatuan dan kebersamaan yang patut diacungi jempol.
Momentum ini membuka jalan bagi tradisi baru yang mengedepankan kolaborasi antarwartawan, serta memperkuat peran media dalam pembangunan daerah. Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, terutama Pupuk Kaltim, Porwada 2025 diharapkan menjadi langkah awal bagi kemajuan dunia jurnalistik di Kalimantan Timur yang lebih baik dan lebih terorganisir. (*)











