Balikpapan

Peringatan 25 Tahun Balikpapan Diabetes Day Diwarnai Senam Massal

Avatar
1154
Senam Sehat. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Balikpapan – Kegiatan Senam Sehat dalam rangka peringatan 25 Tahun Balikpapan Diabetes Day digelar di halaman RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan pada Minggu pagi, 23 November 2025. Acara yang dimulai pukul 07.00 Wita itu menarik ratusan peserta dari berbagai komunitas, keluarga, hingga pegawai rumah sakit.

Peserta yang mengenakan kaus kuning memenuhi area halaman rumah sakit dan mengikuti arahan instruktur senam dengan antusias. Meski cuaca mendung, antusiasme warga tetap tinggi, ditambah iringan musik energik yang membuat suasana semakin hidup.

Asisten III Bidang Administrasi Umum Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty, secara resmi membuka acara tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat sekaligus menekankan pentingnya pola hidup aktif dalam mencegah diabetes. Menurutnya, upaya menjaga kesehatan merupakan investasi jangka panjang yang harus dimulai sejak dini.

Dalam sambutannya, ia juga menyampaikan data global yang menunjukkan peningkatan signifikan jumlah penyandang diabetes. Pada 2030 jumlahnya diperkirakan mencapai 643 juta jiwa, dan melonjak menjadi 783 juta jiwa pada 2045. Ia menilai fakta tersebut menjadi dasar pentingnya edukasi kesehatan yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Pihak penyelenggara menyediakan fasilitas pendukung mulai dari sound system, minuman, hingga dekorasi balon yang menambah semarak acara. Pengamanan dan pengaturan lalu lintas di area rumah sakit juga ditangani secara tertib. Setelah kegiatan senam selesai, peserta dapat memanfaatkan area food court RSKD untuk beristirahat.

Penyelenggaraan Balikpapan Diabetes Day ke-25 ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan diabetes melalui aktivitas sederhana seperti olahraga rutin. Pemerintah menilai partisipasi besar masyarakat menunjukkan tingginya komitmen warga Balikpapan untuk membangun lingkungan yang lebih sehat.

Kegiatan ini juga diharapkan menjadi momentum mendorong kolaborasi antara komunitas, fasilitas kesehatan, dan pemerintah dalam menghadapi tantangan diabetes yang terus meningkat. Dengan keberlanjutan program serupa, edukasi kesehatan masyarakat dinilai dapat menjangkau lebih banyak warga pada tahun mendatang. (*)

Udah tau belum? Kaltimdaily.com juga ada di Google News lhooo..

Site Info Site Info
Exit mobile version