Disdikbud Bontang Rampungkan Distribusi 1.608 Tablet untuk Siswa SMP Negeri
Kaltimdaily.com, Bontang – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menuntaskan distribusi 1.608 unit tablet kepada seluruh siswa kelas IX di sembilan SMP Negeri. Penyerahan perangkat pembelajaran digital ini berlangsung di Autis Centre, Selasa (4/11/2025), dan diterima langsung oleh para kepala sekolah disertai berita acara resmi.
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, menyampaikan bahwa seluruh perangkat dengan total nilai mencapai Rp14 miliar kini telah disalurkan ke masing-masing sekolah. Ia mengaku lega karena proses distribusi yang sebelumnya dilakukan secara simbolis kini benar-benar selesai hingga ke tangan penerima. “Semua perangkat sudah diterima sekolah dan siap digunakan untuk kegiatan belajar siswa,” ujarnya.
Rincian penyaluran mencakup SMPN 1 sebanyak 315 unit, SMPN 2 sebanyak 258 unit, SMPN 3 sebanyak 197 unit, SMPN 4 sebanyak 179 unit, SMPN 5 sebanyak 219 unit, SMPN 6 sebanyak 106 unit, SMPN 7 sebanyak 137 unit, SMPN 8 sebanyak 132 unit, dan SMPN 9 sebanyak 108 unit. Setiap sekolah diminta memastikan perangkat tersebut digunakan sesuai peruntukannya.
Abdu Safa menegaskan, pihak sekolah bertanggung jawab menjaga dan merawat perangkat tersebut karena tablet merupakan aset pemerintah daerah. Tablet digunakan untuk mendukung proses belajar siswa, terutama menjelang ujian akhir. Ia juga mendorong agar setiap sekolah menambah pelindung layar dan casing guna memperpanjang masa pakai perangkat.
Selain itu, siswa diingatkan untuk menggunakan tablet secara bijak dan tidak mengunduh aplikasi di luar kegiatan belajar. Disdikbud juga memastikan seluruh perangkat dilengkapi garansi selama satu tahun. “Setelah garansi habis, pihak sekolah wajib memperbaiki atau mengganti perangkat jika mengalami kerusakan,” jelasnya.
“Tablet ini statusnya hanya dipinjamkan kepada siswa, bukan untuk dimiliki pribadi. Saat dikembalikan nanti, kondisinya harus tetap berfungsi dengan baik,” tambah Abdu Safa. Ia berharap program ini dapat memperkuat komitmen Pemkot Bontang dalam mendorong digitalisasi pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih modern serta efisien.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari strategi Bontang dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbasis teknologi di tingkat menengah. Pemerintah daerah juga berencana memperluas program serupa untuk jenjang SD dan SMA pada tahun mendatang, agar seluruh pelajar di Bontang mendapatkan akses pembelajaran digital yang merata.
Dengan dukungan infrastruktur pendidikan yang semakin modern, Pemkot Bontang menargetkan peningkatan mutu belajar siswa secara signifikan. Program ini diharapkan melahirkan generasi pelajar yang melek teknologi, inovatif, dan siap menghadapi era pendidikan berbasis digital di masa depan. (*)











