KaltimKutai Kartanegara

Pemkab Kukar Perkuat Ekonomi Kreatif untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Avatar
568
Ekraf. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Kukar – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, mendorong penguatan sektor ekonomi kreatif melalui kolaborasi pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha. Langkah ini diarahkan untuk mengembangkan potensi lokal, membuka peluang usaha, serta memperluas kesempatan kerja sebagai bagian dari transformasi ekonomi daerah.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, Awang Agus Dharmawan, mengatakan pengembangan ekonomi kreatif membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Sinergi tersebut diperlukan agar sumber daya dan keunggulan daerah dapat diolah menjadi produk maupun layanan bernilai tambah.

Menurut Awang, ekonomi kreatif bertumpu pada kreativitas, gagasan, pengetahuan, dan inovasi masyarakat. Berbagai subsektor, mulai dari seni, desain, musik, film, fesyen, hingga kuliner, dinilai memiliki peluang untuk berkembang sesuai karakteristik dan potensi Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Melalui momentum ini, Pemkab Kukar siap meningkatkan sinergi dan kolaborasi dalam mendukung transformasi ekonomi di Kukar melalui pemanfaatan sumber daya yang ada,” ujarnya, Rabu (21/10/2026).

Awang menjelaskan, penguatan ekonomi kreatif sejalan dengan arah pembangunan daerah yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kutai Kartanegara 2025–2029. Karena itu, dukungan perangkat daerah, komunitas, dan pelaku usaha diperlukan untuk memastikan program pengembangan berjalan secara terarah.

Ia mendorong para pelaku ekonomi kreatif bersama organisasi perangkat daerah menyusun program kolaboratif yang terencana dan berkelanjutan. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperluas akses pengembangan usaha, serta memperkuat keberlangsungan bisnis kreatif di Kukar.

Selain perencanaan program, komunikasi dan koordinasi antarpemangku kepentingan juga menjadi perhatian. Awang menilai ruang dialog yang melibatkan pemerintah dan komunitas kreatif diperlukan untuk menghimpun gagasan, mengidentifikasi kebutuhan pelaku usaha, serta menyusun langkah pengembangan yang sesuai dengan kondisi di lapangan.

Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Pelaku ekonomi kreatif diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat program pemerintah, tetapi juga berperan dalam menciptakan inovasi dan mengembangkan potensi lokal menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Awang turut menyampaikan apresiasi kepada para penggiat dan pelaku ekonomi kreatif yang telah berkontribusi dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Kutai Kartanegara. Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berpartisipasi dalam mewujudkan visi dan misi Kukar Idaman Terbaik melalui program nyata yang berkesinambungan.

Penguatan ekonomi kreatif di Kukar diharapkan dapat membuka ruang lebih luas bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha berbasis keterampilan dan kreativitas. Dengan pengelolaan yang tepat, potensi lokal dapat memiliki nilai ekonomi lebih tinggi sekaligus menciptakan peluang bagi tumbuhnya usaha baru.

Kolaborasi lintas sektor juga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang mampu beradaptasi dengan perkembangan pasar. Dukungan terhadap peningkatan kapasitas pelaku usaha, inovasi produk, dan perluasan akses pemasaran dapat menjadi aspek penting dalam memperkuat daya saing produk lokal Kukar.

Ke depan, keberhasilan pengembangan ekonomi kreatif Kukar akan bergantung pada konsistensi pelaksanaan program, keterlibatan masyarakat, serta kesinambungan kerja sama antara pemerintah dan pelaku usaha. Upaya tersebut diharapkan dapat menjadikan kreativitas sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (*)

Udah tau belum? Kaltimdaily.com juga ada di Google News lhooo..

Site Info Site Info
Exit mobile version